Pasar pasca liburan menunjukkan pemulihan yang tidak seragam, hal ini memerlukan kehati-hatian ekstra bagi investor lintas negara.
Berdasarkan informasi dari PANews12月26日, meskipun pasar saham AS telah resmi membuka kembali perdagangan, jadwal libur di berbagai pasar utama di seluruh dunia menunjukkan perbedaan yang mencolok. Fenomena “penyelarasan waktu” ini berpotensi menimbulkan beberapa kendala dalam transaksi bagi para investor.
Pasar AS Beroperasi Seperti Biasa, Perdagangan Berjangka Sepenuhnya Pulih
Setelah liburan Natal, pasar saham AS dan pasar berjangka CME memasuki hari perdagangan normal. Di antaranya, kontrak berjangka logam mulia, energi, valuta asing, dan indeks saham CME semuanya dibuka secara penuh, dengan jadwal perdagangan tetap seperti biasa. Ini berarti likuiditas pasar AS telah terjamin, dan para trader dapat berpartisipasi secara normal dalam berbagai transaksi derivatif.
Namun, perlu diperhatikan bahwa kontrak berjangka obligasi pemerintah AS tetap dalam status penangguhan dari pukul 14:00 hingga 19:00 waktu Beijing, sehingga dalam periode ini investor perlu menyesuaikan rencana perdagangan mereka.
Pasar Eropa Melanjutkan Libur, Beberapa Bursa Tutup Sepanjang Hari
Berbeda dengan pemulihan cepat di AS, pasar Eropa masih memperpanjang libur mereka. Pasar saham di Australia, Selandia Baru, Hong Kong, Eropa, dan Kanada akan tetap tutup sepanjang hari dan belum kembali bertransaksi. Hal ini juga berarti bahwa hubungan antar pasar antar benua mungkin akan terbatas.
Bagi investor yang merencanakan alokasi aset global, “perbedaan waktu transaksi” ini perlu dipertimbangkan dengan matang agar terhindar dari risiko yang tidak perlu akibat ketidaksinkronan pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Setelah liburan Natal, pasar saham global "tidak sinkron", investor perlu memperhatikan periode perdagangan penting ini
Pasar pasca liburan menunjukkan pemulihan yang tidak seragam, hal ini memerlukan kehati-hatian ekstra bagi investor lintas negara.
Berdasarkan informasi dari PANews12月26日, meskipun pasar saham AS telah resmi membuka kembali perdagangan, jadwal libur di berbagai pasar utama di seluruh dunia menunjukkan perbedaan yang mencolok. Fenomena “penyelarasan waktu” ini berpotensi menimbulkan beberapa kendala dalam transaksi bagi para investor.
Pasar AS Beroperasi Seperti Biasa, Perdagangan Berjangka Sepenuhnya Pulih
Setelah liburan Natal, pasar saham AS dan pasar berjangka CME memasuki hari perdagangan normal. Di antaranya, kontrak berjangka logam mulia, energi, valuta asing, dan indeks saham CME semuanya dibuka secara penuh, dengan jadwal perdagangan tetap seperti biasa. Ini berarti likuiditas pasar AS telah terjamin, dan para trader dapat berpartisipasi secara normal dalam berbagai transaksi derivatif.
Namun, perlu diperhatikan bahwa kontrak berjangka obligasi pemerintah AS tetap dalam status penangguhan dari pukul 14:00 hingga 19:00 waktu Beijing, sehingga dalam periode ini investor perlu menyesuaikan rencana perdagangan mereka.
Pasar Eropa Melanjutkan Libur, Beberapa Bursa Tutup Sepanjang Hari
Berbeda dengan pemulihan cepat di AS, pasar Eropa masih memperpanjang libur mereka. Pasar saham di Australia, Selandia Baru, Hong Kong, Eropa, dan Kanada akan tetap tutup sepanjang hari dan belum kembali bertransaksi. Hal ini juga berarti bahwa hubungan antar pasar antar benua mungkin akan terbatas.
Bagi investor yang merencanakan alokasi aset global, “perbedaan waktu transaksi” ini perlu dipertimbangkan dengan matang agar terhindar dari risiko yang tidak perlu akibat ketidaksinkronan pasar.