Kerja sama antara Capitol University Medical Center dan First Gen Corp. merupakan tonggak penting dalam adopsi energi berkelanjutan di infrastruktur kesehatan di seluruh Mindanao. Di bawah pengaturan ini, fasilitas rumah sakit dengan 200 tempat tidur—yang mencakup Kidney Institute khusus dan unit perawatan canggih lainnya—akan menerima pasokan energi panas bumi sebesar 900 kilowatt secara konsisten dari Pembangkit Panas Bumi Gunung Apo yang dioperasikan di Cotabato.
Model Perintis untuk Fasilitas Medis
Capitol University Medical Center membangun dirinya sebagai institusi medis pertama di Mindanao yang secara langsung memanfaatkan energi panas bumi yang bersumber dari daerah tersebut. Kemitraan ini memanfaatkan Program Opsi Energi Hijau, yang dirancang untuk memungkinkan konsumen listrik yang memenuhi syarat dengan rata-rata minimal 100 kilowatt dalam permintaan puncak untuk memperoleh sumber energi terbarukan secara langsung. Seperti yang dicatat oleh Presiden Rosalinda R. Deleste, pendekatan ini menyelaraskan operasi layanan kesehatan dengan pengelolaan lingkungan sekaligus meningkatkan layanan kepada komunitas lokal.
Membangun Kapasitas Terbarukan Secara Skala
Komitmen First Gen terhadap infrastruktur terbarukan jauh melampaui perjanjian tunggal ini. Perusahaan saat ini mengelola kontrol operasional atas lebih dari 1.700 megawatt (MW) kapasitas energi terbarukan yang tersebar di 22 fasilitas model pembangkit listrik panas bumi, angin, surya, dan hidroelektrik. Selain instalasi Gunung Apo yang melayani Capitol University, First Gen mengoperasikan proyek mini-hidro 1,6-MW di Bukidnon yang memanfaatkan dinamika aliran Sungai Agusan.
Memperluas Portofolio Hidroelektrik
Jejak pertumbuhan perusahaan mencakup dua penambahan hidroelektrik utama yang sedang dikembangkan: proyek Hidro Bubunawan 32-MW yang dijadwalkan di Libong, Bukidnon, dan Proyek Pembangkit Listrik Hidro San Isidro 40-MW yang direncanakan di Cagayan de Oro. Secara kolektif, total kapasitas pembangkit yang terpasang dari First Gen mencapai 3.696 MW yang mencakup infrastruktur gas alam, panas bumi, hidro, angin, dan surya.
Mengapa Panas Bumi Cocok dengan Permintaan Kesehatan
Menurut Chief Customer Engagement Officer First Gen Carlo L. Vega, energi panas bumi memberikan keandalan yang dibutuhkan rumah sakit, operasi manufaktur, dan perusahaan komersial dari sumber pasokan energi terbarukan. Karakteristik ini membuat teknologi ini sangat cocok untuk institusi di mana pasokan listrik yang berkelanjutan dan tanpa gangguan adalah misi kritis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Energi Terbarukan Mendukung Kesehatan: Universitas Capitol dan Produsen Listrik Meluncurkan Kemitraan Geotermal
Kerja sama antara Capitol University Medical Center dan First Gen Corp. merupakan tonggak penting dalam adopsi energi berkelanjutan di infrastruktur kesehatan di seluruh Mindanao. Di bawah pengaturan ini, fasilitas rumah sakit dengan 200 tempat tidur—yang mencakup Kidney Institute khusus dan unit perawatan canggih lainnya—akan menerima pasokan energi panas bumi sebesar 900 kilowatt secara konsisten dari Pembangkit Panas Bumi Gunung Apo yang dioperasikan di Cotabato.
Model Perintis untuk Fasilitas Medis
Capitol University Medical Center membangun dirinya sebagai institusi medis pertama di Mindanao yang secara langsung memanfaatkan energi panas bumi yang bersumber dari daerah tersebut. Kemitraan ini memanfaatkan Program Opsi Energi Hijau, yang dirancang untuk memungkinkan konsumen listrik yang memenuhi syarat dengan rata-rata minimal 100 kilowatt dalam permintaan puncak untuk memperoleh sumber energi terbarukan secara langsung. Seperti yang dicatat oleh Presiden Rosalinda R. Deleste, pendekatan ini menyelaraskan operasi layanan kesehatan dengan pengelolaan lingkungan sekaligus meningkatkan layanan kepada komunitas lokal.
Membangun Kapasitas Terbarukan Secara Skala
Komitmen First Gen terhadap infrastruktur terbarukan jauh melampaui perjanjian tunggal ini. Perusahaan saat ini mengelola kontrol operasional atas lebih dari 1.700 megawatt (MW) kapasitas energi terbarukan yang tersebar di 22 fasilitas model pembangkit listrik panas bumi, angin, surya, dan hidroelektrik. Selain instalasi Gunung Apo yang melayani Capitol University, First Gen mengoperasikan proyek mini-hidro 1,6-MW di Bukidnon yang memanfaatkan dinamika aliran Sungai Agusan.
Memperluas Portofolio Hidroelektrik
Jejak pertumbuhan perusahaan mencakup dua penambahan hidroelektrik utama yang sedang dikembangkan: proyek Hidro Bubunawan 32-MW yang dijadwalkan di Libong, Bukidnon, dan Proyek Pembangkit Listrik Hidro San Isidro 40-MW yang direncanakan di Cagayan de Oro. Secara kolektif, total kapasitas pembangkit yang terpasang dari First Gen mencapai 3.696 MW yang mencakup infrastruktur gas alam, panas bumi, hidro, angin, dan surya.
Mengapa Panas Bumi Cocok dengan Permintaan Kesehatan
Menurut Chief Customer Engagement Officer First Gen Carlo L. Vega, energi panas bumi memberikan keandalan yang dibutuhkan rumah sakit, operasi manufaktur, dan perusahaan komersial dari sumber pasokan energi terbarukan. Karakteristik ini membuat teknologi ini sangat cocok untuk institusi di mana pasokan listrik yang berkelanjutan dan tanpa gangguan adalah misi kritis.