Elon Musk baru-baru ini memposting gambar di X yang menunjukkan dirinya di Mar-a-Lago bersama Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania, menandai pergeseran dalam hubungan mereka yang sebelumnya tegang. Caption—“2026 akan menjadi spektakuler!”—mengisyaratkan potensi kerjasama di masa depan. Momen makan malam ini menandai pemanasan yang signifikan antara dua tokoh berpengaruh yang hubungan mereka sempat memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
Waktu yang dipilih pun menarik karena unit SpaceX milik Musk melakukan langkah di bidang telekomunikasi. Pada 3 Januari, perusahaan meluncurkan inisiatif broadband gratis selama sebulan di Venezuela melalui jaringan satelit Starlink-nya, dengan program ini dijadwalkan berakhir pada 3 Februari. Meskipun perusahaan memberikan komentar terbatas mengenai alasan di balik perluasan layanan ini, kedekatan pengumuman tersebut dengan pertemuan di Mar-a-Lago menimbulkan pertanyaan tentang koordinasi strategis antara pengusaha teknologi dan pemerintahan yang akan datang.
Lanskap internet Venezuela mengalami gangguan yang cukup signifikan selama periode ini. Netblocks, yang memantau konektivitas global, mencatat fluktuasi konektivitas di beberapa bagian Caracas, yang terutama disebabkan oleh tantangan infrastruktur listrik daripada kegagalan jaringan yang lebih luas. Berlawanan dengan beberapa harapan, konektivitas digital nasional secara keseluruhan tetap relatif stabil selama periode tersebut.
Kejadian yang bersamaan—rekonsiliasi antara Musk dan Trump, ekspansi regional Starlink ke Venezuela, dan dinamika jaringan yang bersamaan di wilayah tersebut—mengilustrasikan bagaimana inisiatif teknologi komersial berinterseksi dengan pergerakan geopolitik. Apakah waktu ini merupakan koordinasi yang dihitung atau kebetulan tetap menjadi bahan spekulasi di kalangan teknologi dan kebijakan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tech Power Brokers Berdamai di Retret Florida saat SpaceX Memperluas Konektivitas Regional
Elon Musk baru-baru ini memposting gambar di X yang menunjukkan dirinya di Mar-a-Lago bersama Presiden Donald Trump dan Ibu Negara Melania, menandai pergeseran dalam hubungan mereka yang sebelumnya tegang. Caption—“2026 akan menjadi spektakuler!”—mengisyaratkan potensi kerjasama di masa depan. Momen makan malam ini menandai pemanasan yang signifikan antara dua tokoh berpengaruh yang hubungan mereka sempat memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
Waktu yang dipilih pun menarik karena unit SpaceX milik Musk melakukan langkah di bidang telekomunikasi. Pada 3 Januari, perusahaan meluncurkan inisiatif broadband gratis selama sebulan di Venezuela melalui jaringan satelit Starlink-nya, dengan program ini dijadwalkan berakhir pada 3 Februari. Meskipun perusahaan memberikan komentar terbatas mengenai alasan di balik perluasan layanan ini, kedekatan pengumuman tersebut dengan pertemuan di Mar-a-Lago menimbulkan pertanyaan tentang koordinasi strategis antara pengusaha teknologi dan pemerintahan yang akan datang.
Lanskap internet Venezuela mengalami gangguan yang cukup signifikan selama periode ini. Netblocks, yang memantau konektivitas global, mencatat fluktuasi konektivitas di beberapa bagian Caracas, yang terutama disebabkan oleh tantangan infrastruktur listrik daripada kegagalan jaringan yang lebih luas. Berlawanan dengan beberapa harapan, konektivitas digital nasional secara keseluruhan tetap relatif stabil selama periode tersebut.
Kejadian yang bersamaan—rekonsiliasi antara Musk dan Trump, ekspansi regional Starlink ke Venezuela, dan dinamika jaringan yang bersamaan di wilayah tersebut—mengilustrasikan bagaimana inisiatif teknologi komersial berinterseksi dengan pergerakan geopolitik. Apakah waktu ini merupakan koordinasi yang dihitung atau kebetulan tetap menjadi bahan spekulasi di kalangan teknologi dan kebijakan.