Pengadilan federal telah menjatuhkan hukuman penjara yang cukup berat kepada Nicholas Truglia setelah dia dinyatakan bersalah dalam salah satu pelanggaran keamanan paling terkenal di komunitas cryptocurrency. Hakim Distrik AS Alvin Hellerstein menentukan bahwa masa hukuman 12 tahun sesuai mengingat ketidakmampuan Truglia untuk memenuhi kewajiban restitusi sebesar $20,4 juta yang harus dibayar kepada pihak yang terdampak.
Mekanisme Serangan Swap SIM
Perusahaan kriminal ini berpusat pada serangan rekayasa sosial yang canggih yang menargetkan Michael Terpin, CEO Transform Group. Alih-alih menggunakan metode peretasan tradisional, Truglia dan rekannya memanipulasi petugas telekomunikasi untuk mengalihkan nomor ponsel Terpin ke kartu SIM yang mereka kendalikan. Pengambilalihan ini memberi mereka akses tanpa batas ke akun cryptocurrency dan aset digital korban.
Mengonversi Aset yang Dicuri
Setelah pelaku mendapatkan kendali atas saluran komunikasi Terpin, mereka secara sistematis mengosongkan kepemilikan kripto-nya. Mata uang digital yang dicuri—berjumlah $22 juta—kemudian diproses melalui konversi Bitcoin, sebuah teknik pencucian uang umum yang digunakan untuk menyamarkan asal-usul dan jejak dana ilegal tersebut.
Akuntabilitas Hukum dan Restitusi
Pengakuan bersalah Truglia mengakui partisipasinya dalam skema kriminal tersebut. Namun, ketidakadaan pembayaran restitusi yang berarti menyebabkan Hakim Hellerstein meningkatkan durasi hukuman. Angka kompensasi sebesar $20,4 juta mewakili penilaian kerusakan yang dilakukan pengadilan terhadap korban, menegaskan kehancuran finansial yang ditimbulkan serangan semacam ini terhadap individu yang menjadi target.
Implikasi Keamanan yang Lebih Luas
Kasus ini menunjukkan kerentanan kritis dalam ekosistem cryptocurrency: ketergantungan pada infrastruktur telekomunikasi terpusat untuk mengamankan akses aset digital. Banyak investor bergantung pada otentikasi berbasis ponsel untuk pemulihan akun, membuat mereka rentan terhadap serangan swap SIM saat berkoordinasi dengan perusahaan telekomunikasi yang kurang terlatih dalam protokol keamanan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Hukuman Penjara 12 Tahun Dijatuhkan dalam Perampokan Cryptocurrency $22M SIM Swap yang Melibatkan Nicholas Truglia
Pengadilan federal telah menjatuhkan hukuman penjara yang cukup berat kepada Nicholas Truglia setelah dia dinyatakan bersalah dalam salah satu pelanggaran keamanan paling terkenal di komunitas cryptocurrency. Hakim Distrik AS Alvin Hellerstein menentukan bahwa masa hukuman 12 tahun sesuai mengingat ketidakmampuan Truglia untuk memenuhi kewajiban restitusi sebesar $20,4 juta yang harus dibayar kepada pihak yang terdampak.
Mekanisme Serangan Swap SIM
Perusahaan kriminal ini berpusat pada serangan rekayasa sosial yang canggih yang menargetkan Michael Terpin, CEO Transform Group. Alih-alih menggunakan metode peretasan tradisional, Truglia dan rekannya memanipulasi petugas telekomunikasi untuk mengalihkan nomor ponsel Terpin ke kartu SIM yang mereka kendalikan. Pengambilalihan ini memberi mereka akses tanpa batas ke akun cryptocurrency dan aset digital korban.
Mengonversi Aset yang Dicuri
Setelah pelaku mendapatkan kendali atas saluran komunikasi Terpin, mereka secara sistematis mengosongkan kepemilikan kripto-nya. Mata uang digital yang dicuri—berjumlah $22 juta—kemudian diproses melalui konversi Bitcoin, sebuah teknik pencucian uang umum yang digunakan untuk menyamarkan asal-usul dan jejak dana ilegal tersebut.
Akuntabilitas Hukum dan Restitusi
Pengakuan bersalah Truglia mengakui partisipasinya dalam skema kriminal tersebut. Namun, ketidakadaan pembayaran restitusi yang berarti menyebabkan Hakim Hellerstein meningkatkan durasi hukuman. Angka kompensasi sebesar $20,4 juta mewakili penilaian kerusakan yang dilakukan pengadilan terhadap korban, menegaskan kehancuran finansial yang ditimbulkan serangan semacam ini terhadap individu yang menjadi target.
Implikasi Keamanan yang Lebih Luas
Kasus ini menunjukkan kerentanan kritis dalam ekosistem cryptocurrency: ketergantungan pada infrastruktur telekomunikasi terpusat untuk mengamankan akses aset digital. Banyak investor bergantung pada otentikasi berbasis ponsel untuk pemulihan akun, membuat mereka rentan terhadap serangan swap SIM saat berkoordinasi dengan perusahaan telekomunikasi yang kurang terlatih dalam protokol keamanan.