Minggu mendatang menjanjikan turbulensi pasar yang signifikan saat Federal Reserve memasuki periode diam sebelum rapatnya menjelang diskusi Desember. Namun, alih-alih pasar yang tenang, para trader menghadapi kalender ekonomi yang padat bersama reli dramatis di logam mulia yang menegaskan ketidakpastian yang meningkat.
Lonjakan Komoditas Menandakan Kecemasan Pasar
Kegagalan infrastruktur data CME Group memicu reli tak terduga di pasar emas dan perak, dengan pasar bullion menarik tawaran besar. Emas melonjak sekitar $150 untuk menembus batas $4.200, sementara perak mencapai rekor tertinggi $56. Lonjakan ini mencerminkan posisi pasar yang lebih luas saat investor beralih ke aset safe-haven di tengah harapan perubahan kebijakan moneter.
Periode Blackout Fed Memperkuat Fokus Pasar pada Data
Saat bank sentral memasuki pembekuan komunikasi biasa menjelang keputusan suku bunga Desember, investor harus bergantung sepenuhnya pada rilis ekonomi untuk membentuk ekspektasi mereka. Periode blackout Federal Reserve, yang biasanya diam sebelum rapat kebijakan utama, berarti tidak akan ada panduan resmi dari pimpinan Fed hingga 10 Desember. Kekosongan informasi ini memperkuat pentingnya data yang akan datang.
Indikator Ekonomi Kritis Siap Diluncurkan
Jadwal dimulai hari Senin dengan pembacaan terakhir PMI Manufaktur Global S&P, menawarkan gambaran komprehensif tentang kesehatan sektor manufaktur. Pidato Jerome Powell hari Selasa akan diawasi secara ketat meskipun ada batasan blackout—setiap pernyataan yang disiapkan tentang kondisi ekonomi bisa mempengaruhi pasar. Rabu menghadirkan laporan ketenagakerjaan ADP, yang secara tradisional menjadi indikator utama untuk statistik tenaga kerja resmi.
Paruh kedua minggu menjadi lebih intensif dengan rilis data pemutusan hubungan kerja Challenger dan angka klaim pengangguran awal pada hari Kamis, memberikan dua perspektif tentang momentum pasar tenaga kerja. Jumat menutup minggu dengan pembacaan inflasi awal dan indeks sentimen konsumen, dua metrik yang secara langsung mempengaruhi penilaian kemungkinan pemotongan suku bunga.
Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Mendekati 80%
Pesan dovish terbaru dari pejabat Federal Reserve telah mendorong harga pasar menuju kemungkinan 80% untuk pengurangan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat 10 Desember. Ekspektasi yang meningkat ini menjelaskan baik pembelian safe-haven di logam mulia maupun volatilitas tinggi yang harus diantisipasi trader sepanjang minggu. Setiap laporan ekonomi akan diperiksa secara cermat untuk petunjuk tentang keputusan akhir bank sentral.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Menavigasi Periode Blackout Fed: Minggu yang Sibuk di Depan untuk Penggerak Pasar
Minggu mendatang menjanjikan turbulensi pasar yang signifikan saat Federal Reserve memasuki periode diam sebelum rapatnya menjelang diskusi Desember. Namun, alih-alih pasar yang tenang, para trader menghadapi kalender ekonomi yang padat bersama reli dramatis di logam mulia yang menegaskan ketidakpastian yang meningkat.
Lonjakan Komoditas Menandakan Kecemasan Pasar
Kegagalan infrastruktur data CME Group memicu reli tak terduga di pasar emas dan perak, dengan pasar bullion menarik tawaran besar. Emas melonjak sekitar $150 untuk menembus batas $4.200, sementara perak mencapai rekor tertinggi $56. Lonjakan ini mencerminkan posisi pasar yang lebih luas saat investor beralih ke aset safe-haven di tengah harapan perubahan kebijakan moneter.
Periode Blackout Fed Memperkuat Fokus Pasar pada Data
Saat bank sentral memasuki pembekuan komunikasi biasa menjelang keputusan suku bunga Desember, investor harus bergantung sepenuhnya pada rilis ekonomi untuk membentuk ekspektasi mereka. Periode blackout Federal Reserve, yang biasanya diam sebelum rapat kebijakan utama, berarti tidak akan ada panduan resmi dari pimpinan Fed hingga 10 Desember. Kekosongan informasi ini memperkuat pentingnya data yang akan datang.
Indikator Ekonomi Kritis Siap Diluncurkan
Jadwal dimulai hari Senin dengan pembacaan terakhir PMI Manufaktur Global S&P, menawarkan gambaran komprehensif tentang kesehatan sektor manufaktur. Pidato Jerome Powell hari Selasa akan diawasi secara ketat meskipun ada batasan blackout—setiap pernyataan yang disiapkan tentang kondisi ekonomi bisa mempengaruhi pasar. Rabu menghadirkan laporan ketenagakerjaan ADP, yang secara tradisional menjadi indikator utama untuk statistik tenaga kerja resmi.
Paruh kedua minggu menjadi lebih intensif dengan rilis data pemutusan hubungan kerja Challenger dan angka klaim pengangguran awal pada hari Kamis, memberikan dua perspektif tentang momentum pasar tenaga kerja. Jumat menutup minggu dengan pembacaan inflasi awal dan indeks sentimen konsumen, dua metrik yang secara langsung mempengaruhi penilaian kemungkinan pemotongan suku bunga.
Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Mendekati 80%
Pesan dovish terbaru dari pejabat Federal Reserve telah mendorong harga pasar menuju kemungkinan 80% untuk pengurangan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat 10 Desember. Ekspektasi yang meningkat ini menjelaskan baik pembelian safe-haven di logam mulia maupun volatilitas tinggi yang harus diantisipasi trader sepanjang minggu. Setiap laporan ekonomi akan diperiksa secara cermat untuk petunjuk tentang keputusan akhir bank sentral.