Truebit, el protokol khusus verifikasi perhitungan di dalam rantai, mengalami insiden keamanan yang mengungkapkan kerentanannya. Seorang penyerang berhasil mengeluarkan 8.535 ETH, jumlah yang saat ini bernilai sekitar 26,36 juta dolar.
Yang paling mencolok dari kasus ini bukan hanya jumlah yang dicuri, tetapi kecepatan pelaksanaan pencucian dana tersebut. Hanya empat jam setelah peretasan, ETH sudah dialirkan melalui Tornado, layanan pencampuran Ethereum yang berorientasi pada privasi. Bagi komunitas kripto, insiden semacam ini telah menjadi meme yang berulang: hacker meme demi hacker meme, industri tampaknya terkutuk untuk mengulangi pola kerentanan yang sama.
Pelajaran yang Tidak Kita Pelajari
Serangan terhadap Truebit bukanlah kasus yang terisolasi. Ini menyoroti sebuah kenyataan yang tidak nyaman: meskipun ada kemajuan teknologi, platform blockchain tetap menunjukkan celah kritis. Penggunaan layanan privasi secara langsung untuk mencuci dana yang dicuri membuktikan bahwa para penyerang beroperasi dengan profesionalisme dan efisiensi.
Komunitas kripto perlu memahami bahwa insiden-insiden ini bukan hanya berita pagi hari. Mereka adalah pengingat mengapa audit keamanan, pengujian menyeluruh, dan pengujian ketahanan harus menjadi prioritas yang tidak bisa dinegosiasikan. Selama meme hacker tetap menjadi bagian dari folklore industri, kita akan terus melihat angka dalam dolar yang hilang daripada solusi yang tahan lama.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pencurian 8.535 ETH di Truebit: ketika keamanan blockchain masih menjadi meme paling berbahaya
Truebit, el protokol khusus verifikasi perhitungan di dalam rantai, mengalami insiden keamanan yang mengungkapkan kerentanannya. Seorang penyerang berhasil mengeluarkan 8.535 ETH, jumlah yang saat ini bernilai sekitar 26,36 juta dolar.
Yang paling mencolok dari kasus ini bukan hanya jumlah yang dicuri, tetapi kecepatan pelaksanaan pencucian dana tersebut. Hanya empat jam setelah peretasan, ETH sudah dialirkan melalui Tornado, layanan pencampuran Ethereum yang berorientasi pada privasi. Bagi komunitas kripto, insiden semacam ini telah menjadi meme yang berulang: hacker meme demi hacker meme, industri tampaknya terkutuk untuk mengulangi pola kerentanan yang sama.
Pelajaran yang Tidak Kita Pelajari
Serangan terhadap Truebit bukanlah kasus yang terisolasi. Ini menyoroti sebuah kenyataan yang tidak nyaman: meskipun ada kemajuan teknologi, platform blockchain tetap menunjukkan celah kritis. Penggunaan layanan privasi secara langsung untuk mencuci dana yang dicuri membuktikan bahwa para penyerang beroperasi dengan profesionalisme dan efisiensi.
Komunitas kripto perlu memahami bahwa insiden-insiden ini bukan hanya berita pagi hari. Mereka adalah pengingat mengapa audit keamanan, pengujian menyeluruh, dan pengujian ketahanan harus menjadi prioritas yang tidak bisa dinegosiasikan. Selama meme hacker tetap menjadi bagian dari folklore industri, kita akan terus melihat angka dalam dolar yang hilang daripada solusi yang tahan lama.