Dalam gelombang likuidasi tanpa preseden yang mengguncang seluruh ekosistem crypto, stablecoin sintetis USDe dari Ethena mengalami keruntuhan yang spektakuler. Sejak 10 Oktober, nilai pasar token ini telah menurun secara drastis, dari 14,7 miliar dolar menjadi sekitar 6,4 miliar dolar menurut data pasar terbaru.
Penurunan drastis di pasar
Peristiwa likuidasi, yang paling keras dalam sejarah cryptocurrency, telah menyebabkan kerugian besar secara global. Keruntuhan ini menghapus 1,3 triliun dolar dari total nilai pasar, sementara lebih dari 19 miliar dolar posisi trading dilikuidasi secara paksa. Menghadapi gejolak ini, para investor secara besar-besaran beralih ke stablecoin tradisional yang dianggap lebih aman, meninggalkan aset berpenghasilan tinggi untuk nilai safe haven.
Kerentanan mekanisme lindung nilai
Masalah utama USDe terletak pada arsitekturnya yang mendasar. Berbeda dengan stablecoin klasik yang dijamin oleh cadangan dalam mata uang fiat, USDe mempertahankan nilainya di 1 dolar melalui lindung nilai delta berbasis posisi trading. Sistem ini terbukti sangat rentan dalam kondisi pasar ekstrem. Saat krisis, USDe sempat jatuh hingga 0,65 dolar di beberapa platform, mengungkapkan ketidakcukupan mekanisme stabilisasi ini.
Risiko dari hasil tinggi
Peristiwa ini mengingatkan akan satu kebenaran fundamental pasar keuangan: hasil yang menarik selalu disertai risiko yang sepadan. Instrumen yang menawarkan tingkat pengembalian tinggi sering kali memiliki profil risiko-imbalan yang tidak menguntungkan, terutama selama periode volatilitas. Para ahli menegaskan bahwa produk semacam ini tidak boleh pernah dianggap sebagai tempat perlindungan aman, terutama saat terjadi krisis sistemik pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
USDe d'Ethena kehilangan lebih dari 8 miliar dalam kapitalisasi saat crash besar pasar
Dalam gelombang likuidasi tanpa preseden yang mengguncang seluruh ekosistem crypto, stablecoin sintetis USDe dari Ethena mengalami keruntuhan yang spektakuler. Sejak 10 Oktober, nilai pasar token ini telah menurun secara drastis, dari 14,7 miliar dolar menjadi sekitar 6,4 miliar dolar menurut data pasar terbaru.
Penurunan drastis di pasar
Peristiwa likuidasi, yang paling keras dalam sejarah cryptocurrency, telah menyebabkan kerugian besar secara global. Keruntuhan ini menghapus 1,3 triliun dolar dari total nilai pasar, sementara lebih dari 19 miliar dolar posisi trading dilikuidasi secara paksa. Menghadapi gejolak ini, para investor secara besar-besaran beralih ke stablecoin tradisional yang dianggap lebih aman, meninggalkan aset berpenghasilan tinggi untuk nilai safe haven.
Kerentanan mekanisme lindung nilai
Masalah utama USDe terletak pada arsitekturnya yang mendasar. Berbeda dengan stablecoin klasik yang dijamin oleh cadangan dalam mata uang fiat, USDe mempertahankan nilainya di 1 dolar melalui lindung nilai delta berbasis posisi trading. Sistem ini terbukti sangat rentan dalam kondisi pasar ekstrem. Saat krisis, USDe sempat jatuh hingga 0,65 dolar di beberapa platform, mengungkapkan ketidakcukupan mekanisme stabilisasi ini.
Risiko dari hasil tinggi
Peristiwa ini mengingatkan akan satu kebenaran fundamental pasar keuangan: hasil yang menarik selalu disertai risiko yang sepadan. Instrumen yang menawarkan tingkat pengembalian tinggi sering kali memiliki profil risiko-imbalan yang tidak menguntungkan, terutama selama periode volatilitas. Para ahli menegaskan bahwa produk semacam ini tidak boleh pernah dianggap sebagai tempat perlindungan aman, terutama saat terjadi krisis sistemik pasar.