Tentang keraguan terhadap keberlanjutan Automated Market Makers (AMM) terus bermunculan, tetapi pandangan terbaru dari pendiri Uniswap, , memberikan pembelaan yang kuat untuk mekanisme ini. Dia menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi AMM dalam berbagai kondisi pasar sering kali diremehkan.
Performa AMM dalam Pasangan Perdagangan Stabil
Dalam pasangan perdagangan dengan volatilitas rendah, automated market maker menciptakan jalur pendapatan yang unik bagi penyedia likuiditas. Sebaliknya, maker pasar terpusat tradisional biasanya harus mengenakan biaya lebih tinggi untuk menutupi biaya operasional dan pengelolaan risiko yang lebih besar agar tetap menguntungkan. AMM, dengan investasi modal yang minimal, dapat memberikan pendapatan biaya transaksi yang relatif stabil kepada peserta, sehingga memiliki keunggulan yang jelas dari segi struktur biaya.
Aset Long-Tail dan Masalah Likuiditas
Untuk aset dengan volatilitas tinggi dan token baru, AMM hampir menjadi satu-satunya solusi likuiditas terdesentralisasi yang layak. Dalam pasar seperti ini, penyedia likuiditas utama biasanya adalah tim proyek atau pendukung awal mereka. Tujuan mereka bukanlah mengejar strategi lindung nilai yang sempurna, melainkan membangun fondasi likuiditas untuk ekosistem. Mekanisme insentif ini lebih hemat biaya dibandingkan membayar biaya opsi kepada maker pasar profesional.
Pemahaman Baru tentang Keberlanjutan
Адамс menekankan bahwa standar untuk menilai keberlanjutan AMM seharusnya bukanlah optimisasi arbitrase segitiga dalam trading tradisional, melainkan konsistensi insentif seluruh peserta pasar. Ketika pendapatan penyedia likuiditas terkait dengan volume penggunaan protokol, mekanisme ini secara intrinsik memiliki sifat mandiri.
Secara keseluruhan, sebagai infrastruktur perdagangan terdesentralisasi, kekuatan AMM tidak terletak pada penyalinan penuh logika maker pasar terpusat, melainkan pada kemampuannya menyediakan pilihan yang fleksibel dan hemat biaya untuk berbagai jenis aset dan peserta pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Model market maker otomatis kembali dinilai daya saingnya dalam perdagangan di atas rantai
Tentang keraguan terhadap keberlanjutan Automated Market Makers (AMM) terus bermunculan, tetapi pandangan terbaru dari pendiri Uniswap, , memberikan pembelaan yang kuat untuk mekanisme ini. Dia menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi AMM dalam berbagai kondisi pasar sering kali diremehkan.
Performa AMM dalam Pasangan Perdagangan Stabil
Dalam pasangan perdagangan dengan volatilitas rendah, automated market maker menciptakan jalur pendapatan yang unik bagi penyedia likuiditas. Sebaliknya, maker pasar terpusat tradisional biasanya harus mengenakan biaya lebih tinggi untuk menutupi biaya operasional dan pengelolaan risiko yang lebih besar agar tetap menguntungkan. AMM, dengan investasi modal yang minimal, dapat memberikan pendapatan biaya transaksi yang relatif stabil kepada peserta, sehingga memiliki keunggulan yang jelas dari segi struktur biaya.
Aset Long-Tail dan Masalah Likuiditas
Untuk aset dengan volatilitas tinggi dan token baru, AMM hampir menjadi satu-satunya solusi likuiditas terdesentralisasi yang layak. Dalam pasar seperti ini, penyedia likuiditas utama biasanya adalah tim proyek atau pendukung awal mereka. Tujuan mereka bukanlah mengejar strategi lindung nilai yang sempurna, melainkan membangun fondasi likuiditas untuk ekosistem. Mekanisme insentif ini lebih hemat biaya dibandingkan membayar biaya opsi kepada maker pasar profesional.
Pemahaman Baru tentang Keberlanjutan
Адамс menekankan bahwa standar untuk menilai keberlanjutan AMM seharusnya bukanlah optimisasi arbitrase segitiga dalam trading tradisional, melainkan konsistensi insentif seluruh peserta pasar. Ketika pendapatan penyedia likuiditas terkait dengan volume penggunaan protokol, mekanisme ini secara intrinsik memiliki sifat mandiri.
Secara keseluruhan, sebagai infrastruktur perdagangan terdesentralisasi, kekuatan AMM tidak terletak pada penyalinan penuh logika maker pasar terpusat, melainkan pada kemampuannya menyediakan pilihan yang fleksibel dan hemat biaya untuk berbagai jenis aset dan peserta pasar.