Bayangkan jika sebuah bursa terkemuka terjebak berjalan di atas chain orang lain, apa yang akan terjadi?
Setiap kali terjadi perubahan biaya, harus menunggu orang lain memberi lampu hijau. Setiap upgrade yang diperlukan harus menunggu proses review. Saat jaringan macet, throughput bursa langsung terhenti. Jika diperbesar ke skala perdagangan global, ini sama sekali tidak bisa dipertahankan.
Inilah mengapa chain independen sangat penting. Chain independen bukan sekadar fitur pelengkap, tetapi fungsi utamanya adalah memutus ketergantungan eksternal.
Ketika sebuah ekosistem berkembang, model outsourcing eksekusi mulai bermasalah. Pada akhirnya, memiliki kendali mandiri adalah satu-satunya pilihan yang stabil.
Ini juga menjelaskan mengapa semakin banyak tim terkemuka membangun L1 mereka sendiri. Dengan kendali di tangan, mereka bisa bertahan di tengah fluktuasi pasar dan merespons kebutuhan ekosistem dengan cepat. Dari sudut pandang infrastruktur, ini bukan pilihan, melainkan tren yang tak terelakkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkThisDAO
· 11jam yang lalu
Benar sekali, rasanya tidak ada yang ingin merasakan dikendalikan oleh orang lain. Biaya, peningkatan, throughput semuanya tergantung pada suasana hati orang, betapa menyebalkannya.
Tapi kembali lagi, akankah rantai otonom sejati bisa menyelesaikan masalah? Belum tentu, itu hanyalah bentuk risiko lain.
Lihat AsliBalas0
DefiVeteran
· 11jam yang lalu
Singkatnya, rasanya seperti dicekik, siapa yang mau dipeluk oleh orang lain, tetap harus menggali tanah sendiri agar merasa tenang.
Lihat AsliBalas0
LiquidityWizard
· 11jam yang lalu
sebenarnya, argumen throughput secara matematis masuk akal tetapi secara statistik, kebanyakan tim yang membangun l1 mereka sendiri hanya mengikuti narasi. mengingat data historis tentang appchain yang gagal, pengembalian yang disesuaikan dengan risiko tidak cocok jujur saja
Bayangkan jika sebuah bursa terkemuka terjebak berjalan di atas chain orang lain, apa yang akan terjadi?
Setiap kali terjadi perubahan biaya, harus menunggu orang lain memberi lampu hijau. Setiap upgrade yang diperlukan harus menunggu proses review. Saat jaringan macet, throughput bursa langsung terhenti. Jika diperbesar ke skala perdagangan global, ini sama sekali tidak bisa dipertahankan.
Inilah mengapa chain independen sangat penting. Chain independen bukan sekadar fitur pelengkap, tetapi fungsi utamanya adalah memutus ketergantungan eksternal.
Ketika sebuah ekosistem berkembang, model outsourcing eksekusi mulai bermasalah. Pada akhirnya, memiliki kendali mandiri adalah satu-satunya pilihan yang stabil.
Ini juga menjelaskan mengapa semakin banyak tim terkemuka membangun L1 mereka sendiri. Dengan kendali di tangan, mereka bisa bertahan di tengah fluktuasi pasar dan merespons kebutuhan ekosistem dengan cepat. Dari sudut pandang infrastruktur, ini bukan pilihan, melainkan tren yang tak terelakkan.