Masuk ke pasar kontrak baru menyadari bahwa hal yang paling menyakitkan bukanlah seberapa ganasnya pasar, tetapi jebakan yang kita pijak tanpa sadar. Kadang hanya dalam beberapa detik, modal bisa hilang begitu saja. Baru-baru ini saya mengamati sebuah fenomena—banyak orang langsung kehilangan semua saat mereka mulai trading, dan setelah diperiksa, sebagian besar disebabkan oleh beberapa kesalahan yang sama.
Hari ini saya akan merangkum area bahaya yang sering dilakukan pemula ini, semoga bisa membantu kalian menghindari jalan yang berbelok.
**Area Bahaya 1: Leverage yang terlalu ekstrem**
Langsung berpikir untuk menggandakan saat membuka posisi, menggunakan leverage 50x, 100x, langsung all in, hasilnya sedikit saja pasar berfluktuasi, akun langsung nol. Trading kontrak bukan soal keberanian, tetapi pemahaman risiko dan kemampuan eksekusi. Leverage terlalu besar sama saja menyerahkan nasib kepada fluktuasi pasar. Sebenarnya leverage 3 sampai 5 kali sudah cukup, cukup untuk menahan fluktuasi pasar normal dan memberi ruang untuk penyesuaian, sehingga tidak kehilangan harapan untuk pulih dalam satu gelombang.
**Area Bahaya 2: Tidak menetapkan stop loss saat trading**
"Tunggu sebentar, rebound pasti datang"—berapa kali kalian mendengar kalimat ini? Sudah kehilangan banyak, tidak mau cut loss, akhirnya semakin dalam. Cara yang benar adalah menetapkan stop loss sebelum masuk posisi, dan jika sudah profit, ingat untuk secara bertahap menggeser stop loss. Tetap bertahan dan terus berpartisipasi lebih realistis daripada berjudi besar sekali untuk mendapatkan keuntungan besar. Stop loss pada dasarnya adalah asuransi yang dipasang sendiri.
**Area Bahaya 3: Menggunakan seluruh modal untuk satu taruhan**
Merasa peluang datang, langsung ingin melakukan satu taruhan besar, hasilnya langsung terkena margin call. Trading bukan judi, risiko satu transaksi harus dikontrol ketat dalam 2% dari total modal. Misalnya, saldo 10.000U, meskipun leverage 10x, satu transaksi jangan lebih dari 200U, sehingga bahkan jika pasar sangat buruk, tidak akan kehilangan semuanya.
**Area Bahaya 4: Dikendalikan oleh emosi**
Pasar naik langsung ikut kejar, pasar turun langsung panik, FOMO (Fear of Missing Out) membuat mudah terkena margin call. Trader yang benar-benar stabil dan menghasilkan uang, selalu sudah punya strategi yang matang dan menjalankannya secara disiplin, bukan asal masuk saat emosi sedang tinggi. Jangan sering-sering menatap grafik K di malam hari, jangan biarkan emosi bergejolak tanpa kendali.
**Area Bahaya 5: Mengabaikan risiko dari exchange**
Banyak orang baru sadar setelah mengalami kerugian, karena pasar kontrak sering terjadi slippage, spike, dan kondisi ekstrem yang membuat sulit menghadapinya. Sebaiknya trading di platform utama, hindari melakukan transaksi besar saat ada berita penting atau kondisi pasar ekstrem. Pasar kontrak memang kejam, tapi peluang selalu tersedia bagi mereka yang tahu aturan dan disiplin. Jangan buru-buru menginvestasikan modal untuk berjudi, pelajari logika ini dengan tenang, lakukan satu per satu dengan stabil, itu adalah jalan utama untuk mengumpulkan kekayaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Masuk ke pasar kontrak baru menyadari bahwa hal yang paling menyakitkan bukanlah seberapa ganasnya pasar, tetapi jebakan yang kita pijak tanpa sadar. Kadang hanya dalam beberapa detik, modal bisa hilang begitu saja. Baru-baru ini saya mengamati sebuah fenomena—banyak orang langsung kehilangan semua saat mereka mulai trading, dan setelah diperiksa, sebagian besar disebabkan oleh beberapa kesalahan yang sama.
Hari ini saya akan merangkum area bahaya yang sering dilakukan pemula ini, semoga bisa membantu kalian menghindari jalan yang berbelok.
**Area Bahaya 1: Leverage yang terlalu ekstrem**
Langsung berpikir untuk menggandakan saat membuka posisi, menggunakan leverage 50x, 100x, langsung all in, hasilnya sedikit saja pasar berfluktuasi, akun langsung nol. Trading kontrak bukan soal keberanian, tetapi pemahaman risiko dan kemampuan eksekusi. Leverage terlalu besar sama saja menyerahkan nasib kepada fluktuasi pasar. Sebenarnya leverage 3 sampai 5 kali sudah cukup, cukup untuk menahan fluktuasi pasar normal dan memberi ruang untuk penyesuaian, sehingga tidak kehilangan harapan untuk pulih dalam satu gelombang.
**Area Bahaya 2: Tidak menetapkan stop loss saat trading**
"Tunggu sebentar, rebound pasti datang"—berapa kali kalian mendengar kalimat ini? Sudah kehilangan banyak, tidak mau cut loss, akhirnya semakin dalam. Cara yang benar adalah menetapkan stop loss sebelum masuk posisi, dan jika sudah profit, ingat untuk secara bertahap menggeser stop loss. Tetap bertahan dan terus berpartisipasi lebih realistis daripada berjudi besar sekali untuk mendapatkan keuntungan besar. Stop loss pada dasarnya adalah asuransi yang dipasang sendiri.
**Area Bahaya 3: Menggunakan seluruh modal untuk satu taruhan**
Merasa peluang datang, langsung ingin melakukan satu taruhan besar, hasilnya langsung terkena margin call. Trading bukan judi, risiko satu transaksi harus dikontrol ketat dalam 2% dari total modal. Misalnya, saldo 10.000U, meskipun leverage 10x, satu transaksi jangan lebih dari 200U, sehingga bahkan jika pasar sangat buruk, tidak akan kehilangan semuanya.
**Area Bahaya 4: Dikendalikan oleh emosi**
Pasar naik langsung ikut kejar, pasar turun langsung panik, FOMO (Fear of Missing Out) membuat mudah terkena margin call. Trader yang benar-benar stabil dan menghasilkan uang, selalu sudah punya strategi yang matang dan menjalankannya secara disiplin, bukan asal masuk saat emosi sedang tinggi. Jangan sering-sering menatap grafik K di malam hari, jangan biarkan emosi bergejolak tanpa kendali.
**Area Bahaya 5: Mengabaikan risiko dari exchange**
Banyak orang baru sadar setelah mengalami kerugian, karena pasar kontrak sering terjadi slippage, spike, dan kondisi ekstrem yang membuat sulit menghadapinya. Sebaiknya trading di platform utama, hindari melakukan transaksi besar saat ada berita penting atau kondisi pasar ekstrem. Pasar kontrak memang kejam, tapi peluang selalu tersedia bagi mereka yang tahu aturan dan disiplin. Jangan buru-buru menginvestasikan modal untuk berjudi, pelajari logika ini dengan tenang, lakukan satu per satu dengan stabil, itu adalah jalan utama untuk mengumpulkan kekayaan.