Data survei terbaru yang dirilis oleh Jeffrey Sonnenfeld, pendiri Institute for CEO Leadership di Universitas Yale, patut diperhatikan—dia dan timnya mengunjungi lebih dari 200 eksekutif perusahaan di Amerika Serikat, dan hasilnya menunjukkan: 71% CEO percaya bahwa pemerintah melemahkan ruang gerak independen Federal Reserve, 80% secara langsung menyatakan bahwa tekanan pemerintah untuk menurunkan suku bunga bukanlah demi kepentingan nasional secara keseluruhan.
Survei ini dilakukan sebelum Departemen Kehakiman memulai penyelidikan terkait, mencerminkan pandangan nyata para pemimpin bisnis terhadap lingkungan kebijakan saat ini. Dari sudut pandang trader, semakin besar otonomi pengambilan keputusan Federal Reserve, semakin jelas mekanisme penetapan harga pasar, dan semakin membantu dalam penilaian alokasi aset. Ketika ketidakpastian kebijakan meningkat, aset safe haven seperti $BTC biasanya akan mendapatkan perhatian lebih.
Secara keseluruhan, data survei ini mengonfirmasi sebuah fenomena: kombinasi siklus politik dan siklus kebijakan moneter sedang membentuk kembali pandangan investor institusional terhadap aset risiko. Bagi trader yang mengikuti kebijakan makroekonomi Amerika Serikat, tren ini tidak boleh diabaikan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-3824aa38
· 1jam yang lalu
80% dari CEO mengatakan hal ini, berapa lama lagi independensi Federal Reserve bisa bertahan... Saat ini, campur tangan politik dalam kebijakan moneter benar-benar menjadi hal yang biasa.
Lihat AsliBalas0
LayerZeroEnjoyer
· 3jam yang lalu
80% CEO mengatakan kebijakan tidak untuk kebaikan negara, betapa tidak masuk akalnya... dunia kripto seharusnya segera melambung, kan
Lihat AsliBalas0
TestnetFreeloader
· 3jam yang lalu
80% CEO mengatakan bahwa pemerintah tidak mampu, apakah perlu survei lagi? Sudah terlihat sejak lama, sekarang tinggal menunggu data CPI apakah akan menekan pasar atau tidak
Lihat AsliBalas0
TokenTaxonomist
· 3jam yang lalu
ngl pembagian 71/80% di sini secara taksonomis sangat menarik... sebenarnya menunjukkan bifurkasi yang jelas dalam bagaimana eksekutif memandang otonomi kebijakan vs niat. menurut analisis saya, ketika kebebasan yang diberikan berkurang seperti ini, Anda mendapatkan jenis volatilitas yang tepat yang mendorong btc ke wilayah "hedge matematis yang lebih unggul". data menunjukkan sebaliknya jika ada yang masih berpikir model korelasi tradisional bekerja saat ini jujur
Lihat AsliBalas0
SellTheBounce
· 3jam yang lalu
Intervensi politik terhadap kebijakan moneter, pasar mulai bermain tebak-tebakan... Saat ini saatnya rebound harus keluar, jangan serakah
#美国消费者物价指数发布在即 $BTC $ETH $BNB Pergerakan mata uang utama ini seringkali terkait erat dengan kebijakan makroekonomi.
Data survei terbaru yang dirilis oleh Jeffrey Sonnenfeld, pendiri Institute for CEO Leadership di Universitas Yale, patut diperhatikan—dia dan timnya mengunjungi lebih dari 200 eksekutif perusahaan di Amerika Serikat, dan hasilnya menunjukkan: 71% CEO percaya bahwa pemerintah melemahkan ruang gerak independen Federal Reserve, 80% secara langsung menyatakan bahwa tekanan pemerintah untuk menurunkan suku bunga bukanlah demi kepentingan nasional secara keseluruhan.
Survei ini dilakukan sebelum Departemen Kehakiman memulai penyelidikan terkait, mencerminkan pandangan nyata para pemimpin bisnis terhadap lingkungan kebijakan saat ini. Dari sudut pandang trader, semakin besar otonomi pengambilan keputusan Federal Reserve, semakin jelas mekanisme penetapan harga pasar, dan semakin membantu dalam penilaian alokasi aset. Ketika ketidakpastian kebijakan meningkat, aset safe haven seperti $BTC biasanya akan mendapatkan perhatian lebih.
Secara keseluruhan, data survei ini mengonfirmasi sebuah fenomena: kombinasi siklus politik dan siklus kebijakan moneter sedang membentuk kembali pandangan investor institusional terhadap aset risiko. Bagi trader yang mengikuti kebijakan makroekonomi Amerika Serikat, tren ini tidak boleh diabaikan.