ROI: Indikator yang Memisahkan Pemenang dari Pecundang di Bursa

Mengapa Investor Profesional Selalu Terikat Pada ROI?

Setiap hari, ribuan investor menghadapi pertanyaan yang sama: mana dari kedua perusahaan ini yang akan memberi saya lebih banyak uang di saku? Jawabannya tidak selalu ada di harga saham maupun reputasi merek. Tapi di keuntungan ekonomi, angka yang sedikit dipahami tetapi harus dikuasai oleh semua orang.

ROI (Return on Investments), pada dasarnya, adalah apa yang Anda peroleh dari setiap euro yang Anda investasikan. Terlihat sederhana, bukan? Tapi di sinilah yang rumit: indikator ini tidak hanya menunjukkan apakah sebuah perusahaan menguntungkan hari ini, tetapi juga apakah mereka tahu mengelola sumber daya mereka dengan baik agar menguntungkan di masa depan.

Kasus-Kasus yang Membantah Logika ROI Negatif

Ketika Anda melihat sebuah perusahaan dengan ROI negatif, insting pertama Anda adalah lari. Tapi tunggu dulu. Lihat apa yang terjadi dengan Tesla antara 2010 dan 2013.

Selama lebih dari tiga tahun berturut-turut, ROI Tesla sangat buruk: mencapai -201,37% pada Desember 2010. Investor yang berpikir rasional pasti akan menarik uangnya segera. Namun, siapa yang berani mempertahankan modalnya di perusahaan itu sampai hari ini akan mendapatkan keuntungan sebesar +15.316%. Sebuah kekayaan kecil.

Hal yang sama terjadi dengan Amazon. Bertahun-tahun beroperasi dengan ROI negatif. Pemegang saham kehilangan uang di atas kertas sementara perusahaan membangun kembali operasinya. Kini menjadi raksasa perdagangan elektronik dunia.

Pelajarannya jelas: keuntungan ekonomi menceritakan kisah masa lalu, tetapi tidak memprediksi masa depan. Terutama saat Anda berinvestasi di perusahaan pertumbuhan yang mengutamakan inovasi daripada keuntungan langsung.

Keuntungan Ekonomi vs. Keuntungan Keuangan: Di Sini Letaknya Trik

Banyak investor bingung antara kedua istilah ini. Wajar, tetapi melakukan kesalahan ini bisa mahal.

Keuntungan ekonomi menilai berapa banyak hasil yang dihasilkan sebuah perusahaan dengan menggunakan SEMUA asetnya (hutang + modal sendiri). Keuntungan keuangan hanya melihat modal sendiri. Sebuah perusahaan bisa memiliki keuntungan keuangan yang sangat baik tetapi keuntungan ekonomi yang buruk jika terlalu berhutang. Atau sebaliknya.

Nuansa ini penting. Saat menganalisis sebuah perusahaan, pastikan Anda tahu mana dari keduanya yang sedang Anda lihat.

Rumus yang Digunakan Trader Setiap Pagi

Menghitung ROI sangat mudah:

ROI = (Laba Bersih / Total Investasi) × 100

Contoh 1: Anda menginvestasikan 5.000€ di saham A dan menjualnya seharga 5.960€.

  • Laba = 960€
  • ROI = (960 / 5.000) × 100 = 19,20%

Contoh 2: Anda menginvestasikan 5.000€ di saham B dan menjualnya seharga 4.876€.

  • Rugi = -124€
  • ROI = (-124 / 5.000) × 100 = -2,48%

Keputusan otomatis: saham A memberikan hasil jauh lebih besar. Tapi tunggu dulu, bagaimana jika Anda tahu bahwa B adalah perusahaan biotech dengan pipeline yang menjanjikan? Di situlah penilaian Anda berperan.

Contoh 3 (perusahaan): Sebuah toko direnovasi dengan biaya 60.000€ dan nilainya naik menjadi 120.000€.

  • ROI = (60.000 / 60.000) × 100 = 100%

Investasi tersebut berlipat ganda. Itulah hasil yang dicari CFO.

Kapan ROI Menipu (Dan Bagaimana Menghindarinya)

Ini rahasia kotor: ROI hanya melihat ke belakang. Menggunakan data historis. Dan pasar, seperti yang sudah Anda tahu, tidak bergerak ke belakang.

Dalam strategi Value (perusahaan mapan), ROI adalah teman terbaik Anda. Perusahaan tradisional dengan sejarah panjang, hasil yang dapat diprediksi. Di sini ROI memberi rasa aman.

Dalam strategi Growth (perusahaan dengan pertumbuhan tinggi), ROI adalah musuh Anda. Perusahaan seperti Apple menunjukkan ROI di atas 70%, menjadikannya mesin untuk mengembalikan investasi. Tapi startup AI atau biotech bisa memiliki ROI negatif selama bertahun-tahun sambil membangun masa depan. Menilainya hanya dari indikator ini adalah kebutaan.

Perusahaan yang mengalokasikan sedikit sumber daya untuk R&D bisa secara artifisial membesar-besarkan ROI mereka. Itu tidak berarti mereka investasi yang baik. Hanya berarti mereka tidak bertaruh untuk masa depan.

Senjata dan Perisai ROI

Apa yang berfungsi:

  • Perhitungan sederhana, transparan, tanpa trik.
  • Sama baiknya untuk membandingkan portofolio Anda sendiri atau menilai perusahaan terdaftar.
  • Memberikan metrik universal: Anda bisa membandingkan aset apa pun dengan aset lain.
  • Mudah mendapatkan data jika Anda berinvestasi di pasar saham yang diatur.

Apa yang gagal:

  • Terikat masa lalu. Tidak memprediksi apa pun.
  • Tidak berguna untuk sektor di mana investasi hari ini berbuah dalam lima tahun.
  • Perusahaan defensif bisa terlihat jenius dengan ROI tinggi, tetapi tanpa pertumbuhan nyata.
  • Rasio rendah tidak selalu berarti kegagalan. Kadang-kadang berarti perusahaan sedang membangun kembali.

Gerakan Pintar: ROI + Konteks

ROI tidak pernah boleh berdiri sendiri. Ini seperti pesawat tanpa radar.

Saat menganalisis sebuah perusahaan, Anda harus bertanya:

  • Jenis perusahaan apa? (Pertumbuhan atau kematangan?)
  • Tren ROI selama 5 tahun terakhir? (Meningkat atau menurun?)
  • Bagaimana perbandingannya dengan kompetitornya?
  • Sector apa? (Biotech vs. energi = harapan yang sama sekali berbeda?)

Perusahaan penyedia energi harus memiliki ROI yang stabil dan tinggi. Itu yang diharapkan. Startup AI bisa memiliki ROI negatif dan tetap menjadi investasi emas. Konteks adalah raja.

Mengapa Pemenang Tidak Pernah Mengabaikan ROI

Keuntungan ekonomi dan keuangan adalah dasar dari setiap keputusan investasi yang serius. Tapi itu bukan satu-satunya dasar.

Ketika Anda melihat dua opsi dan ceteris paribus satu menawarkan 7% dan yang lain 9%, pilih yang kedua. Itu jelas. Yang membedakan investor pemenang adalah mereka tidak percaya buta pada angka itu. Mereka menggunakannya sebagai titik awal, bukan tujuan akhir.

Apple, dengan ROI di atas 70%, tidak hanya memiliki angka yang bagus. Mereka memiliki model bisnis yang mengesankan, margin yang dilindungi oleh merek dan teknologi, serta kemampuan terbukti untuk mengembalikan setiap euro yang diinvestasikan. Itulah yang harus Anda cari.

Kesimpulannya sangat brutal: abaikan ROI dan Anda akan berjalan buta. Obsesi hanya pada ROI akan membuat Anda gagal dengan perusahaan yang kemudian akan melipatgandakan nilainya. Kebenarannya terletak pada keseimbangan: gunakan indikator ini sebagai kompas, tetapi jangan percaya buta. Periksa tren, pahami sektor, dan sangat skeptis terhadap angka yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)