RWA(Aset Nyata di Blockchain) jalur ini, DWF Labs memutuskan untuk memulai dari emas. Baru-baru ini, mitra dari market maker terkenal ini, Andrei Grachev, mengumumkan bahwa mereka baru saja menyelesaikan transaksi emas fisik pertama mereka, berhasil menyerahkan sebatang logam emas seberat 25 kilogram. Ini bukan hanya tonggak pengujian, tetapi juga mengirimkan sinyal: Swarm dari perdagangan terdesentralisasi mulai merembes ke bidang aset tradisional.
Dari Eksperimen ke Ekspansi yang Ambisius
Menyelesaikan transaksi emas hanyalah awal. Ambisi DWF Labs jauh lebih besar dari itu. Menurut informasi, rencana ekspansi mereka selanjutnya mencakup logam perak fisik, platinum, dan kapas. Pendekatan bertahap ini mencerminkan bahwa DWF Labs sedang secara sistematis membangun jalur RWA yang menghubungkan on-chain dan off-chain.
Mengapa Memilih RWA?
Daya dorong likuiditas pasar kripto saat ini perlahan beralih ke aset yang didasarkan pada nilai nyata. Intervensi DWF Labs di pasar RWA berarti peran market maker juga sedang meningkat—dari sekadar perdagangan mata uang ke ekosistem perdagangan multi-aset dan multi-dimensi. Transaksi aset fisik di blockchain secara esensial mencerminkan ciri Swarm dari keuangan terdesentralisasi: banyak peserta secara bersama-sama memelihara jaringan perdagangan terbuka, bukan bergantung pada perantara terpusat.
Menguasai Hak Penetapan Harga di Era RWA
Langkah DWF Labs ini menunjukkan posisi awal mereka di pasar RWA. Begitu transaksi komoditas seperti emas fisik di blockchain mencapai skala tertentu, market maker semacam ini akan menjadi penguasa utama dalam penetapan harga. Inilah sebabnya mereka menekankan pentingnya menguasai “pangsa penting” di jalur RWA.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
DWF Labs mencoba emas fisik: Jalur RWA menyambut perubahan besar seperti Swarm
RWA(Aset Nyata di Blockchain) jalur ini, DWF Labs memutuskan untuk memulai dari emas. Baru-baru ini, mitra dari market maker terkenal ini, Andrei Grachev, mengumumkan bahwa mereka baru saja menyelesaikan transaksi emas fisik pertama mereka, berhasil menyerahkan sebatang logam emas seberat 25 kilogram. Ini bukan hanya tonggak pengujian, tetapi juga mengirimkan sinyal: Swarm dari perdagangan terdesentralisasi mulai merembes ke bidang aset tradisional.
Dari Eksperimen ke Ekspansi yang Ambisius
Menyelesaikan transaksi emas hanyalah awal. Ambisi DWF Labs jauh lebih besar dari itu. Menurut informasi, rencana ekspansi mereka selanjutnya mencakup logam perak fisik, platinum, dan kapas. Pendekatan bertahap ini mencerminkan bahwa DWF Labs sedang secara sistematis membangun jalur RWA yang menghubungkan on-chain dan off-chain.
Mengapa Memilih RWA?
Daya dorong likuiditas pasar kripto saat ini perlahan beralih ke aset yang didasarkan pada nilai nyata. Intervensi DWF Labs di pasar RWA berarti peran market maker juga sedang meningkat—dari sekadar perdagangan mata uang ke ekosistem perdagangan multi-aset dan multi-dimensi. Transaksi aset fisik di blockchain secara esensial mencerminkan ciri Swarm dari keuangan terdesentralisasi: banyak peserta secara bersama-sama memelihara jaringan perdagangan terbuka, bukan bergantung pada perantara terpusat.
Menguasai Hak Penetapan Harga di Era RWA
Langkah DWF Labs ini menunjukkan posisi awal mereka di pasar RWA. Begitu transaksi komoditas seperti emas fisik di blockchain mencapai skala tertentu, market maker semacam ini akan menjadi penguasa utama dalam penetapan harga. Inilah sebabnya mereka menekankan pentingnya menguasai “pangsa penting” di jalur RWA.