Kasus Qian Zhimin dibuka kembali untuk pertama kalinya di tahun baru: Perang kepemilikan 60.000 Bitcoin dan gejolak besar di pasar kripto saling terkait

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Pengadilan Tinggi London kembali menyoroti masalah kepemilikan 60.000 Bitcoin dalam sidang pertama tahun ini. Kejaksaan Inggris tetap berpegang pada usulan yang diajukan pada 15 Oktober 2025 untuk menyediakan sejumlah aset sebagai cadangan dalam pengaturan kompensasi keseluruhan bagi korban di China, menganggap ini sebagai solusi paling efektif dan realistis.

Sementara itu, pasar cryptocurrency global sedang mengalami gejolak hebat. Harga Bitcoin pada 26 Januari jatuh menembus US$88.000, mencapai titik terendah di US$87.790, dalam waktu hanya 48 jam, total likuidasi pasar mencapai US$1,8 miliar, 93% dari posisi tersebut adalah posisi long.

01 Perselisihan Program dan Kabut Aset

Kasus Qian Zhimin di Inggris secara paralel melibatkan dua proses hukum independen: kasus pidana yang telah berakhir pada November 2025, dan proses penyitaan civil yang masih berlangsung.

Sidang pertama tahun ini pada 25 Januari adalah sidang prosedural tipikal, dengan fokus utama adalah “siapa yang akan mewakili mayoritas korban di China”. Hakim Turner yang menangani kasus ini secara tegas menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi “perwakilan yang berlebihan” saat ini.

Pengadilan Tinggi Inggris menghadapi dilema nyata: semakin banyak firma hukum yang mewakili berbagai kelompok korban di China, membuat koordinasi pengadilan menjadi sangat kompleks. Situasi ini secara langsung mempengaruhi proses penetapan rencana final penanganan 60.000 Bitcoin.

02 Penyitaan Civil dan Rencana Kompensasi

Jaksa Inggris mengajukan proses penyitaan civil berdasarkan Bagian V dari Undang-Undang Hasil Kejahatan 2002, yang bertujuan untuk menyita hasil kejahatan secara permanen. Dalam kerangka ini, satu-satunya jalur bantuan bagi korban di China adalah melalui klaim hak sesuai Pasal 281 dari undang-undang tersebut.

Pada 15 Oktober 2025, jaksa Inggris mengusulkan solusi inovatif: menyediakan cadangan aset untuk mengompensasi secara keseluruhan korban di China yang jumlahnya banyak.

Setelah rencana ini disetujui pengadilan dan jumlah aset cadangan dialokasikan, ke depannya aparat penegak hukum Inggris dan China dapat bekerja sama untuk mentransfer aset tersebut ke China guna melaksanakan rencana kompensasi bagi korban.

Namun, dalam jalur ini, harapan korban di China untuk mendapatkan kompensasi tinggi yang memuaskan dari kenaikan harga Bitcoin selama bertahun-tahun tidak realistis. Batas kompensasi yang diusulkan paling maksimal merujuk pada kerugian nyata yang telah didaftarkan dan dikonfirmasi oleh polisi China.

03 Fluktuasi Pasar dan Nilai Aset

Selama sidang berlangsung, pasar cryptocurrency global mengalami gejolak hebat. Harga Bitcoin pada 26 Januari turun ke US$87.790, menandai titik terendah sejak 31 Desember 2025.

Perubahan pasar ini langsung mempengaruhi nilai aset Bitcoin yang terkait. Berdasarkan catatan sejarah, biaya rata-rata saat Qian Zhimin pertama kali membeli Bitcoin sangat rendah, hanya sekitar GBP 300 per koin. Bahkan setelah penurunan, harga Bitcoin saat ini jauh di atas biaya pembelian tersebut.

Titik Waktu Harga/Nilai Bitcoin Jumlah Bitcoin Terkait Estimasi Nilai Total
2014-2017 (pembelian) sekitar GBP 300-an per koin sekitar 70.000 koin sekitar GBP 21,1 juta
Puncak 2025 mendekati US$98.000 sekitar 61.000 koin sekitar US$5,98 miliar
26 Januari 2026 US$87.790 sekitar 61.000 koin sekitar US$5,35 miliar

Perlu dicatat, fluktuasi pasar yang ekstrem ini didorong oleh tekanan makroekonomi global. Ancaman tarif dari Trump dan ketidakstabilan pasar obligasi Jepang memicu gelombang penjualan “sell-off” di AS.

Hasil obligasi 10 tahun Jepang dalam dua hari melonjak 19 basis poin, sebuah peristiwa “Six Sigma” yang sangat langka di pasar keuangan, dengan probabilitas sekitar satu dalam satu miliar.

04 Kerja Sama Internasional dan Pengembalian Aset

Penanganan kasus Qian Zhimin telah menjadi contoh kerja sama yudisial lintas negara yang sukses. Koordinasi erat antara aparat penegak hukum China dan Inggris dalam pertukaran bukti dan berbagi intelijen menjadi faktor kunci dalam mengarahkan Qian Zhimin akhirnya mengaku bersalah.

Pada 30 Oktober 2025, tim penertiban kasus Lantian Gree di Distrik Hedong, Tianjin, mengumumkan pengumuman, mengundang peserta pengumpulan dana yang belum terdaftar atau dikonfirmasi sebelumnya untuk melakukan pendaftaran dan verifikasi dalam waktu dua bulan.

Langkah ini menyediakan dasar data penting bagi pengadilan Inggris untuk menentukan jumlah pasti aset yang akan disisihkan sebagai cadangan kompensasi. Secara teori, setelah pengadilan Inggris memutuskan jumlah cadangan, koordinasi antara pemerintah Inggris dan China dapat dilakukan untuk mengelola dan akhirnya mengembalikan dana tersebut ke korban melalui dana penertiban resmi China.

05 Titik Kunci Mendatang

Berdasarkan jadwal sidang, sidang berikutnya dijadwalkan pada 16-17 Februari, yang kemungkinan akan membahas dampak proses likuidasi kebangkrutan terhadap kasus penyitaan civil dan memberikan arahan lebih lanjut.

Sementara itu, satu tokoh kunci lain yang terlibat juga menghadapi tekanan pengembalian aset. Penyuap uang yang membantu Qian Zhimin, Sen Hok Ling, diperintahkan membayar lebih dari US$7,6 juta dalam waktu tiga bulan, jika tidak, ia akan dipenjara kembali dan dijatuhi hukuman penambahan 8 tahun.

Dalam praktik peradilan Hong Kong, putusan kasus Gatecoin Limited menetapkan cryptocurrency sebagai “harta” secara hukum. Putusan ini memiliki nilai rujukan penting dalam memperjelas perlakuan cryptocurrency dalam proses likuidasi kebangkrutan.

Secara global, regulasi juga sedang mengalami perubahan. Dua undang-undang utama yang disahkan di AS pada 2025—“Stability Coin Act” dan “Crypto Asset Market Structure Act”—memberikan jalur kepatuhan yang lebih jelas bagi industri.

Pandangan Masa Depan

Dengan harga Bitcoin yang ditampilkan di Gate sebesar US$87.790, aset terkait yang sebelumnya bernilai hampir US$98.000 kini telah mengalami penurunan nilai yang signifikan. Hakim Pengadilan Tinggi Inggris di meja kerjanya penuh dengan dokumen dari pengacara yang mewakili berbagai kelompok korban di China, dan sidang berikutnya sudah dijadwalkan pada 16-17 Februari.

Sementara itu, pasar cryptocurrency global masih menyerap dampak dari fluktuasi “Six Sigma” di pasar obligasi Jepang dan ancaman tarif Trump yang mengguncang dua sisi pasar. Data likuidasi pasar mengungkapkan kenyataan keras: lebih dari US$1,8 miliar posisi long dilikuidasi dalam 48 jam, sebagian besar dilakukan oleh trader dengan leverage.

Kasus ini bukan hanya perebutan aset lintas negara, tetapi juga jendela untuk mengamati bagaimana cryptocurrency diposisikan dalam kerangka hukum tradisional.

BTC-0,3%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)