Terletak di Asia Selatan di persimpangan rute perdagangan yang strategis, Pakistan semakin memposisikan dirinya sebagai pelopor dalam adopsi inovasi kripto. Pekan ini, negara itu mengumumkan kesepakatan terobosan yang dapat mengubah masa depan pembayaran lintas batas di wilayah tersebut. Perjanjian dengan SC Financial Technologies, sebuah perusahaan yang bermitra dengan World Liberty Financial (WLFI), menandai langkah penting dalam eksplorasi stablecoin sebagai alat pembayaran.
Otoritas Pengatur Aset Virtual (PVARA) Pakistan secara resmi mengumumkan nota kesepahaman tersebut. Perjanjian ini meletakkan dasar untuk kerja sama teknis tentang infrastruktur yang diatur untuk pembayaran berbasis stablecoin, menunjukkan betapa seriusnya Pakistan mengambil perkembangan ini.
SC Financial Technologies dan WLFI: mitra di balik perjanjian tersebut
SC Financial Technologies, meskipun masih relatif tidak dikenal di kalangan yang lebih luas, berfungsi sebagai entitas afiliasi dari World Liberty Financial. Proyek ini terkait erat dengan keluarga Presiden AS Donald Trump, menunjukkan kesediaan Pakistan untuk bekerja dengan pemain penting internasional di bidang mata uang digital.
Menurut mereka yang terlibat dalam kesepakatan tersebut, SC Financial Technologies akan bekerja sama dengan bank sentral Pakistan. Kemitraan ini berfokus pada pengintegrasian stablecoin USD1 WLFI ke dalam kerangka kerja pembayaran Pakistan, memungkinkan koin tersebut berfungsi bersama dengan inisiatif mata uang digital negara itu sendiri.
Kerja sama teknis: stablecoin USD1 dalam sistem pembayaran Pakistan
Inti dari perjanjian ini terletak pada kemungkinan transaksi internasional. Rencana tersebut mengusulkan bahwa stablecoin dapat diterapkan dalam sistem pembayaran Pakistan, yang berpotensi mempercepat dan menyederhanakan transfer dan penyelesaian internasional.
Muhammad Aurangzeb, menteri keuangan Pakistan, menekankan bahwa negara itu fokus pada kemajuan. “Fokus kami adalah bekerja dengan mitra global yang kredibel, memahami model keuangan baru, dan memastikan bahwa inovasi selaras dengan regulasi, stabilitas, dan kepentingan nasional,” kata Aurangzeb. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa Pakistan tidak secara membabi buta mengikuti inovasi, tetapi secara strategis mengevaluasi bagaimana teknologi kripto dapat berkontribusi pada infrastruktur keuangan nasional.
Stablecoin dan Transaksi Internasional: Pakistan Mengikuti Tren Global
Stablecoin, aset digital yang biasanya dipatok ke dolar AS, telah meledak dalam beberapa tahun terakhir. Lembaga keuangan di seluruh dunia semakin menguji pembayaran tokenisasi, dengan stablecoin berfungsi sebagai jembatan untuk transaksi internasional yang lebih cepat dan lebih murah.
Ketertarikan Pakistan pada teknologi ini mencerminkan gerakan global yang lebih besar. Negara dan wilayah menyadari bahwa mata uang yang stabil dapat memberikan solusi untuk pembayaran lintas batas yang mahal dan lambat. Ini sangat relevan untuk Pakistan, mengingat arus migran yang signifikan dan hubungan perdagangan internasional yang luas.
Kebijakan Trump dan preferensi untuk inovasi kripto
Waktu perjanjian ini bertepatan dengan pergeseran lingkungan peraturan di Amerika Serikat. Di bawah Presiden Trump, pemerintah AS telah memperkenalkan aturan federal yang dianggap bermanfaat bagi sektor kripto oleh banyak pengamat. Lingkungan peraturan yang menguntungkan ini membuat inisiatif seperti WLFI dan kolaborasi dengan negara-negara seperti Pakistan lebih menarik.
Regulator di seluruh dunia masih menyelidiki bagaimana stablecoin dapat berfungsi secara optimal dalam sistem pembayaran yang ada. Kesepakatan Pakistan dengan SC Financial Technologies memposisikan negara ini di ujung depan eksplorasi ini, menunjukkan kesediaan negara untuk mengambil risiko demi inovasi keuangan.
Langkah ini menggarisbawahi bagaimana Pakistan menggunakan posisi geografis dan ekonomi di dunia sebagai peluang untuk memodernisasi sistem keuangannya dan meningkatkan konektivitas internasional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Mengapa Pakistan Memilih Infrastruktur Stablecoin: Kesepakatan dengan Perusahaan Kripto untuk Pembayaran Lintas Batas
Terletak di Asia Selatan di persimpangan rute perdagangan yang strategis, Pakistan semakin memposisikan dirinya sebagai pelopor dalam adopsi inovasi kripto. Pekan ini, negara itu mengumumkan kesepakatan terobosan yang dapat mengubah masa depan pembayaran lintas batas di wilayah tersebut. Perjanjian dengan SC Financial Technologies, sebuah perusahaan yang bermitra dengan World Liberty Financial (WLFI), menandai langkah penting dalam eksplorasi stablecoin sebagai alat pembayaran.
Otoritas Pengatur Aset Virtual (PVARA) Pakistan secara resmi mengumumkan nota kesepahaman tersebut. Perjanjian ini meletakkan dasar untuk kerja sama teknis tentang infrastruktur yang diatur untuk pembayaran berbasis stablecoin, menunjukkan betapa seriusnya Pakistan mengambil perkembangan ini.
SC Financial Technologies dan WLFI: mitra di balik perjanjian tersebut
SC Financial Technologies, meskipun masih relatif tidak dikenal di kalangan yang lebih luas, berfungsi sebagai entitas afiliasi dari World Liberty Financial. Proyek ini terkait erat dengan keluarga Presiden AS Donald Trump, menunjukkan kesediaan Pakistan untuk bekerja dengan pemain penting internasional di bidang mata uang digital.
Menurut mereka yang terlibat dalam kesepakatan tersebut, SC Financial Technologies akan bekerja sama dengan bank sentral Pakistan. Kemitraan ini berfokus pada pengintegrasian stablecoin USD1 WLFI ke dalam kerangka kerja pembayaran Pakistan, memungkinkan koin tersebut berfungsi bersama dengan inisiatif mata uang digital negara itu sendiri.
Kerja sama teknis: stablecoin USD1 dalam sistem pembayaran Pakistan
Inti dari perjanjian ini terletak pada kemungkinan transaksi internasional. Rencana tersebut mengusulkan bahwa stablecoin dapat diterapkan dalam sistem pembayaran Pakistan, yang berpotensi mempercepat dan menyederhanakan transfer dan penyelesaian internasional.
Muhammad Aurangzeb, menteri keuangan Pakistan, menekankan bahwa negara itu fokus pada kemajuan. “Fokus kami adalah bekerja dengan mitra global yang kredibel, memahami model keuangan baru, dan memastikan bahwa inovasi selaras dengan regulasi, stabilitas, dan kepentingan nasional,” kata Aurangzeb. Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa Pakistan tidak secara membabi buta mengikuti inovasi, tetapi secara strategis mengevaluasi bagaimana teknologi kripto dapat berkontribusi pada infrastruktur keuangan nasional.
Stablecoin dan Transaksi Internasional: Pakistan Mengikuti Tren Global
Stablecoin, aset digital yang biasanya dipatok ke dolar AS, telah meledak dalam beberapa tahun terakhir. Lembaga keuangan di seluruh dunia semakin menguji pembayaran tokenisasi, dengan stablecoin berfungsi sebagai jembatan untuk transaksi internasional yang lebih cepat dan lebih murah.
Ketertarikan Pakistan pada teknologi ini mencerminkan gerakan global yang lebih besar. Negara dan wilayah menyadari bahwa mata uang yang stabil dapat memberikan solusi untuk pembayaran lintas batas yang mahal dan lambat. Ini sangat relevan untuk Pakistan, mengingat arus migran yang signifikan dan hubungan perdagangan internasional yang luas.
Kebijakan Trump dan preferensi untuk inovasi kripto
Waktu perjanjian ini bertepatan dengan pergeseran lingkungan peraturan di Amerika Serikat. Di bawah Presiden Trump, pemerintah AS telah memperkenalkan aturan federal yang dianggap bermanfaat bagi sektor kripto oleh banyak pengamat. Lingkungan peraturan yang menguntungkan ini membuat inisiatif seperti WLFI dan kolaborasi dengan negara-negara seperti Pakistan lebih menarik.
Regulator di seluruh dunia masih menyelidiki bagaimana stablecoin dapat berfungsi secara optimal dalam sistem pembayaran yang ada. Kesepakatan Pakistan dengan SC Financial Technologies memposisikan negara ini di ujung depan eksplorasi ini, menunjukkan kesediaan negara untuk mengambil risiko demi inovasi keuangan.
Langkah ini menggarisbawahi bagaimana Pakistan menggunakan posisi geografis dan ekonomi di dunia sebagai peluang untuk memodernisasi sistem keuangannya dan meningkatkan konektivitas internasional.