Di mana posisi India dalam saga utang $36 triliun Amerika? Perspektif 2025

Ketika membahas negara mana yang memegang utang AS terbanyak, India sering kali terabaikan dalam percakapan utama—namun negara ini memegang sekuritas pemerintah Amerika sebesar $232,5 miliar per 2025. Memahami posisi India di antara negara pemegang utang mengungkap banyak tentang aliran keuangan global dan apa artinya bagi warga Amerika sehari-hari yang memantau dompet mereka.

Skala Utang Nasional AS

Amerika Serikat saat ini memikul utang total sekitar $36,2 triliun, angka yang begitu besar sehingga memahaminya memerlukan perbandingan kreatif. Bayangkan menghabiskan $1 juta setiap hari—akan membutuhkan lebih dari 99.000 tahun untuk menghabiskan $36 triliun. Namun angka astronomis ini menjadi lebih mudah dipahami jika dilihat terhadap total kekayaan bersih rumah tangga Amerika, yang melebihi $160 triliun. Konteks ini menunjukkan bahwa kewajiban keuangan negara, meskipun besar, tetap dalam batas kapasitas ekonomi yang lebih luas.

Kepemilikan Utang India dalam Konteks Global

Per April 2025, India menempati posisi ke-14 di antara negara-negara yang memegang utang AS, dengan kepemilikan sebesar $232,5 miliar. Peringkat ini menempatkan India bersama ekonomi besar lainnya dan di depan beberapa negara Eropa. Tiga pemegang terbesar—Jepang ($1,13 triliun), Inggris ($807,7 miliar), dan China ($757,2 miliar)—jauh melampaui posisi India, namun kepemilikan besar India menegaskan perannya yang semakin berkembang sebagai pemain keuangan global.

Gambar Lengkap: 20 Negara Pemegang Utang Teratas

Selain India, lanskap utang asing mencakup berbagai pemain:

  • Kekuatan Asia: Jepang mendominasi dengan $1,13 triliun, sementara Taiwan ($298,8 miliar), Singapura ($247,7 miliar), Hong Kong ($247,1 miliar), dan Korea Selatan ($121,7 miliar) melengkapi kepemilikan regional yang signifikan
  • Pusat Eropa: Inggris, Belgia ($411 miliar), Luksemburg ($410,9 miliar), Prancis ($360,6 miliar), dan Swiss ($310,9 miliar) secara kolektif mewakili kepemilikan besar
  • Negara Timur Tengah dan lainnya: Arab Saudi ($133,8 miliar) dan UEA ($112,9 miliar) mencerminkan minat regional terhadap sekuritas AS
  • Amerika Barat: Kanada ($368,4 miliar) dan Brasil ($212 miliar) mempertahankan posisi yang cukup besar

Posisi India di antara negara-negara ini mencerminkan statusnya sebagai kekuatan ekonomi yang berkembang dengan kapasitas investasi institusional yang meningkat.

Siapa Sebenarnya Pemilik Utang Amerika?

Salah satu kesalahpahaman yang penting adalah banyak yang percaya bahwa pemerintah asing mengendalikan sebagian besar utang AS. Faktanya berbeda jauh. Negara-negara asing secara kolektif hanya memiliki sekitar 24% dari utang AS yang beredar, menurut data terbaru dari Treasury. Entitas Amerika memegang mayoritas: warga AS memiliki 55%, sementara Federal Reserve dan Administrasi Jaminan Sosial masing-masing memiliki 13% dan 7%.

Distribusi ini berarti tidak ada satu negara asing—termasuk India—yang memiliki pengaruh besar terhadap pasar keuangan Amerika. China secara bertahap mengurangi kepemilikannya selama bertahun-tahun tanpa menyebabkan ketidakstabilan pasar. Demikian pula, $232,5 miliar milik India, meskipun besar, hanyalah sebagian kecil dari total kepemilikan asing dan tidak menimbulkan ancaman sistemik.

Dampaknya terhadap Dompet dan Pasar Anda

Perubahan kepemilikan asing, termasuk potensi pergeseran dari India atau negara lain, terutama mempengaruhi tingkat bunga dan pasar obligasi daripada langsung mempengaruhi keuangan rumah tangga Amerika. Ketika permintaan asing menurun, tingkat bunga bisa naik. Saat permintaan asing meningkat, harga obligasi bisa naik sementara hasilnya turun.

Bagi warga Amerika biasa, penyesuaian ini terjadi secara bertahap dan tidak langsung. Tingkat hipotek Anda, pengembalian rekening tabungan, dan nilai portofolio investasi merespons arus makroekonomi ini, tetapi hubungan tersebut tetap jauh dari keputusan kepemilikan utang oleh satu negara tertentu.

Intinya: AS mempertahankan beberapa pasar sekuritas pemerintah paling aman dan paling likuid di dunia. Bahkan dengan kekhawatiran fiskal, utang Amerika tetap menjadi investasi terpercaya secara global—dari kepemilikan besar Jepang hingga posisi besar India dan banyak negara lain yang memandang Treasury AS sebagai fondasi portofolio yang terdiversifikasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)