Hong Kong sedang mempersiapkan pengenalan pedoman regulasi aset virtual (VA) yang diperbarui sebagai bagian dari strateginya untuk memperkuat posisinya sebagai pusat keuangan digital global. Kerangka kerja yang diusulkan diharapkan dapat menyempurnakan standar lisensi untuk pertukaran kripto, penyedia layanan kustodian, dan platform perdagangan token yang beroperasi di wilayah tersebut. Otoritas bertujuan menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan investor sambil mendukung pertumbuhan bisnis blockchain yang diatur. Pembaharuan regulasi ini sedang dikembangkan di bawah pengawasan Komisi Sekuritas dan Futures Hong Kong, yang secara bertahap memperluas pengawasan terhadap kegiatan terkait kripto. Pedoman baru ini mungkin akan memperkenalkan pemantauan kepatuhan yang lebih ketat, persyaratan pengungkapan risiko, dan standar transparansi operasional untuk penyedia layanan aset virtual. Salah satu tujuan utama dari revisi kebijakan ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan pasar dan menarik modal institusional ke dalam ekosistem aset digital Hong Kong. Dengan menciptakan batasan hukum yang lebih jelas untuk operasi kripto, pejabat berharap dapat mendorong perusahaan fintech global dan perusahaan perdagangan untuk mendirikan kantor regional di wilayah tersebut. Pengamat industri percaya bahwa kerangka VA yang diperbarui ini dapat memperkuat posisi kompetitif Hong Kong terhadap pusat keuangan lain di Asia. Versi akhir dari pedoman ini diharapkan akan dirilis setelah konsultasi dengan pemangku kepentingan, meskipun jadwal implementasi yang tepat belum dikonfirmasi secara publik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
16
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Crypto_Buzz_with_Alex
· 42menit yang lalu
Terima kasih telah berbagi pembaruan yang luar biasa dan Selamat Tahun Baru Imlek Kuda.
Lihat AsliBalas0
Korean_Girl
· 4jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Korean_Girl
· 4jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 6jam yang lalu
Tetap HODL💎
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 6jam yang lalu
GT adalah Raja 👑
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 6jam yang lalu
Selamat Tahun Baru 🧨
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 7jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
AYATTAC
· 7jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Yunna
· 9jam yang lalu
Semoga Anda mendapatkan kekayaan besar di Tahun Kuda 🐴
#HongKongPlansNewVAGuidelines Hong Kong Rencanakan Pedoman Regulasi Aset Virtual (VA) Baru
Hong Kong sedang mempersiapkan pengenalan pedoman regulasi aset virtual (VA) yang diperbarui sebagai bagian dari strateginya untuk memperkuat posisinya sebagai pusat keuangan digital global. Kerangka kerja yang diusulkan diharapkan dapat menyempurnakan standar lisensi untuk pertukaran kripto, penyedia layanan kustodian, dan platform perdagangan token yang beroperasi di wilayah tersebut. Otoritas bertujuan menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan investor sambil mendukung pertumbuhan bisnis blockchain yang diatur.
Pembaharuan regulasi ini sedang dikembangkan di bawah pengawasan Komisi Sekuritas dan Futures Hong Kong, yang secara bertahap memperluas pengawasan terhadap kegiatan terkait kripto. Pedoman baru ini mungkin akan memperkenalkan pemantauan kepatuhan yang lebih ketat, persyaratan pengungkapan risiko, dan standar transparansi operasional untuk penyedia layanan aset virtual.
Salah satu tujuan utama dari revisi kebijakan ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan pasar dan menarik modal institusional ke dalam ekosistem aset digital Hong Kong. Dengan menciptakan batasan hukum yang lebih jelas untuk operasi kripto, pejabat berharap dapat mendorong perusahaan fintech global dan perusahaan perdagangan untuk mendirikan kantor regional di wilayah tersebut.
Pengamat industri percaya bahwa kerangka VA yang diperbarui ini dapat memperkuat posisi kompetitif Hong Kong terhadap pusat keuangan lain di Asia. Versi akhir dari pedoman ini diharapkan akan dirilis setelah konsultasi dengan pemangku kepentingan, meskipun jadwal implementasi yang tepat belum dikonfirmasi secara publik.