Hari keenam Tahun Baru, sisa liburan tinggal 2 hari, apa yang perlu diperhatikan? Hari ini adalah hari keenam Tahun Baru, juga dikenal sebagai “Hari Mengusir Kemiskinan”, berikut adalah beberapa pantangan: Bersih-bersih besar, mengusir “energi miskin”: Membersihkan dari dalam rumah ke luar pintu, membuang sampah tepat waktu, melambangkan menghilangkan kemalasan dan kekacauan, menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan tertata. Memakai pakaian baru, keluar rumah: Mengenakan pakaian rapi, berjalan-jalan di luar, membantu meningkatkan semangat, menyambut tahun baru dengan “sukses besar” seperti kuda yang tiba-tiba datang. Tidak makan sisa makanan, sisa masakan: Dalam kebiasaan, ada pepatah “Hari keenam tidak makan sisa makanan”, yang bermakna mengusir “energi miskin”, juga sesuai prinsip kebersihan—menghindari makanan yang basi atau dipanaskan berulang kali. Selain itu, para pekerja harus memperhatikan, tinggal dua hari lagi akan menyambut keberuntungan saat mulai bekerja, apa saja yang perlu diperhatikan? Satu, Panduan keselamatan perjalanan pulang 1. Periksa kondisi kendaraan, rencanakan rute Sebelum berkendara pulang, lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan, termasuk rem, ban, saluran bahan bakar, lampu, dan lain-lain, pastikan kondisi kendaraan baik. Periksa cuaca dan kondisi lalu lintas di jalur yang dilalui, hindari jam sibuk. 2. Pakai sabuk pengaman, berkendara sesuai aturan Pengemudi dan penumpang harus memakai sabuk pengaman, anak-anak gunakan kursi keselamatan yang sesuai, hindari menggendong atau membiarkan mereka duduk di kursi depan. 3. Hindari perilaku berbahaya Larangan keras mengemudi dalam keadaan mabuk, mengemudi saat lelah. Jika mengemudi selama 4 jam berturut-turut, berhenti dan istirahat selama lebih dari 20 menit, agar tetap segar dan fokus.
Dua, Kebiasaan tidur dan bangun secara bertahap kembali normal 1. Sesuaikan jam biologis, hindari “Sindrom Setelah Liburan” Mulai beberapa hari sebelumnya, atur jadwal tidur secara teratur, pastikan tidur 7–8 jam setiap hari, hindari begadang menonton drama atau terlalu banyak menggunakan perangkat elektronik. 2. Olahraga ringan, bangkitkan kondisi tubuh Lakukan jalan cepat, stretching, lompat tali, atau olahraga ringan lainnya, minimal 30 menit setiap hari, untuk membantu memulihkan energi dan keseimbangan metabolisme.
Tiga, Penyesuaian psikologis tidak boleh diabaikan 1. Waspadai “Kecemasan Perjalanan Pulang” dan fluktuasi emosi Terutama bagi lansia yang tinggal sendiri atau pekerja jarak jauh dalam waktu lama, saat pertemuan keluarga berakhir, mungkin muncul ketidaknyamanan fisik atau suasana hati yang rendah, seperti diare, sesak dada, dan lain-lain, sebenarnya bisa jadi reaksi psikologis terhadap kecemasan. 2. Aktifkan kembali fokus, bangun ritme tahun baru Dapat dilakukan dengan merapikan kamar, membuat rencana, meditasi, dan lain-lain, untuk beralih dari “perayaan” ke “kehidupan” secara psikologis, meningkatkan rasa pengendalian diri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#我在Gate广场过新年
Hari keenam Tahun Baru, sisa liburan tinggal 2 hari, apa yang perlu diperhatikan?
Hari ini adalah hari keenam Tahun Baru, juga dikenal sebagai “Hari Mengusir Kemiskinan”, berikut adalah beberapa pantangan:
Bersih-bersih besar, mengusir “energi miskin”: Membersihkan dari dalam rumah ke luar pintu, membuang sampah tepat waktu, melambangkan menghilangkan kemalasan dan kekacauan, menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan tertata.
Memakai pakaian baru, keluar rumah: Mengenakan pakaian rapi, berjalan-jalan di luar, membantu meningkatkan semangat, menyambut tahun baru dengan “sukses besar” seperti kuda yang tiba-tiba datang.
Tidak makan sisa makanan, sisa masakan: Dalam kebiasaan, ada pepatah “Hari keenam tidak makan sisa makanan”, yang bermakna mengusir “energi miskin”, juga sesuai prinsip kebersihan—menghindari makanan yang basi atau dipanaskan berulang kali.
Selain itu, para pekerja harus memperhatikan, tinggal dua hari lagi akan menyambut keberuntungan saat mulai bekerja, apa saja yang perlu diperhatikan?
Satu, Panduan keselamatan perjalanan pulang
1. Periksa kondisi kendaraan, rencanakan rute
Sebelum berkendara pulang, lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan, termasuk rem, ban, saluran bahan bakar, lampu, dan lain-lain, pastikan kondisi kendaraan baik. Periksa cuaca dan kondisi lalu lintas di jalur yang dilalui, hindari jam sibuk.
2. Pakai sabuk pengaman, berkendara sesuai aturan
Pengemudi dan penumpang harus memakai sabuk pengaman, anak-anak gunakan kursi keselamatan yang sesuai, hindari menggendong atau membiarkan mereka duduk di kursi depan.
3. Hindari perilaku berbahaya
Larangan keras mengemudi dalam keadaan mabuk, mengemudi saat lelah. Jika mengemudi selama 4 jam berturut-turut, berhenti dan istirahat selama lebih dari 20 menit, agar tetap segar dan fokus.
Dua, Kebiasaan tidur dan bangun secara bertahap kembali normal
1. Sesuaikan jam biologis, hindari “Sindrom Setelah Liburan”
Mulai beberapa hari sebelumnya, atur jadwal tidur secara teratur, pastikan tidur 7–8 jam setiap hari, hindari begadang menonton drama atau terlalu banyak menggunakan perangkat elektronik.
2. Olahraga ringan, bangkitkan kondisi tubuh
Lakukan jalan cepat, stretching, lompat tali, atau olahraga ringan lainnya, minimal 30 menit setiap hari, untuk membantu memulihkan energi dan keseimbangan metabolisme.
Tiga, Penyesuaian psikologis tidak boleh diabaikan
1. Waspadai “Kecemasan Perjalanan Pulang” dan fluktuasi emosi
Terutama bagi lansia yang tinggal sendiri atau pekerja jarak jauh dalam waktu lama, saat pertemuan keluarga berakhir, mungkin muncul ketidaknyamanan fisik atau suasana hati yang rendah, seperti diare, sesak dada, dan lain-lain, sebenarnya bisa jadi reaksi psikologis terhadap kecemasan.
2. Aktifkan kembali fokus, bangun ritme tahun baru
Dapat dilakukan dengan merapikan kamar, membuat rencana, meditasi, dan lain-lain, untuk beralih dari “perayaan” ke “kehidupan” secara psikologis, meningkatkan rasa pengendalian diri.