Forum Regional Ke-13 tentang Pembangunan Berkelanjutan, yang diselenggarakan oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik, telah selesai di Bangkok.
Seperti dilaporkan ** AzerNEWS**, Azerbaijan diwakili dalam acara ini oleh Penasihat Menteri Ekonomi Huseyn Huseynov, yang menjabat sebagai Wakil Ketua forum.
Berbicara pada upacara pembukaan, Huseynov menguraikan pencapaian Azerbaijan dalam memajukan pembangunan berkelanjutan, menyoroti reformasi struktural dan kelembagaan komprehensif yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menekankan bahwa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sedang dilaksanakan secara sistematis sesuai dengan prioritas nasional negara.
Di bawah kepemimpinan Azerbaijan, sebuah sesi berjudul “Tinjauan Kemajuan Regional dan Peluang dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” menilai kinerja kawasan Asia-Pasifik terhadap SDGs. Diskusi difokuskan pada peran sistem PBB di tingkat regional dan tantangan utama yang dihadapi dalam pelaksanaan SDG.
Sebagai bagian dari program forum, Azerbaijan juga memimpin diskusi plenary tentang akuntabilitas akhir, tinjauan kredensial delegasi, sesi pelaporan, dan komitmen umum.
Hasil dari roundtable yang didedikasikan untuk SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), yang melibatkan perwakilan dari lembaga pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan akademisi, dipresentasikan selama sesi plenary umum.
Forum ini mengumpulkan lebih dari 1.200 peserta dari lebih 40 negara, termasuk pejabat pemerintah senior, perwakilan organisasi internasional, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah. Diskusi utama berfokus pada perluasan akses ke air bersih dan sanitasi, promosi energi bersih dan terjangkau, kemajuan industri, inovasi dan infrastruktur, serta pembangunan kota yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Peserta juga meninjau hasil dari Konferensi Internasional Keempat tentang Pembiayaan untuk Pembangunan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Azerbaijan Soroti Kemajuan Pembangunan Berkelanjutan di Forum Regional PBB di Bangkok
(MENAFN- AzerNews) Nazrin Abdul Baca selengkapnya
Forum Regional Ke-13 tentang Pembangunan Berkelanjutan, yang diselenggarakan oleh Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik, telah selesai di Bangkok.
Seperti dilaporkan ** AzerNEWS**, Azerbaijan diwakili dalam acara ini oleh Penasihat Menteri Ekonomi Huseyn Huseynov, yang menjabat sebagai Wakil Ketua forum.
Berbicara pada upacara pembukaan, Huseynov menguraikan pencapaian Azerbaijan dalam memajukan pembangunan berkelanjutan, menyoroti reformasi struktural dan kelembagaan komprehensif yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menekankan bahwa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) sedang dilaksanakan secara sistematis sesuai dengan prioritas nasional negara.
Di bawah kepemimpinan Azerbaijan, sebuah sesi berjudul “Tinjauan Kemajuan Regional dan Peluang dalam Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan” menilai kinerja kawasan Asia-Pasifik terhadap SDGs. Diskusi difokuskan pada peran sistem PBB di tingkat regional dan tantangan utama yang dihadapi dalam pelaksanaan SDG.
Sebagai bagian dari program forum, Azerbaijan juga memimpin diskusi plenary tentang akuntabilitas akhir, tinjauan kredensial delegasi, sesi pelaporan, dan komitmen umum.
Hasil dari roundtable yang didedikasikan untuk SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), yang melibatkan perwakilan dari lembaga pemerintah, sektor swasta, masyarakat sipil, dan akademisi, dipresentasikan selama sesi plenary umum.
Forum ini mengumpulkan lebih dari 1.200 peserta dari lebih 40 negara, termasuk pejabat pemerintah senior, perwakilan organisasi internasional, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah. Diskusi utama berfokus pada perluasan akses ke air bersih dan sanitasi, promosi energi bersih dan terjangkau, kemajuan industri, inovasi dan infrastruktur, serta pembangunan kota yang inklusif, aman, dan berkelanjutan. Peserta juga meninjau hasil dari Konferensi Internasional Keempat tentang Pembiayaan untuk Pembangunan.