Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apakah Crypto Menghadapi Pasar Bear yang Berkepanjangan? Sinyal Teknis Menunjukkan Bahwa Dasar Mungkin Akan Segera Terjadi
Kinerja Bitcoin saat ini menunjukkan gambaran yang kompleks tergantung pada cara pengukuran Anda. Meskipun pasar bearish kripto dalam nilai dolar bisa bertahan hingga akhir 2026 jika siklus historis tetap berlaku, analis di Mercado Bitcoin menunjukkan garis waktu yang lebih optimis saat membandingkan kinerja bitcoin terhadap emas. Pada $67.43K per awal Maret 2026, bitcoin telah mundur dari puncaknya sekitar $126.000 pada Oktober 2025, menguji kesabaran investor dan memaksa pengakuan tentang durasi pasar bearish.
Divergensi Emas versus Dolar dalam Siklus Pasar Bear Bitcoin
Rony Szuster, Kepala Riset di bursa kripto terbesar Brasil Mercado Bitcoin, menyoroti perbedaan penting dalam bagaimana pasar bearish kripto saat ini berkembang. Ketika dihitung terhadap dolar AS, penurunan bitcoin mencerminkan pola historis—siklus pasar bearish selama 12 hingga 13 bulan biasanya akan memperpanjang pemulihan potensial hingga akhir 2026.
Namun, gambaran yang dihitung dalam denominasi emas menunjukkan cerita yang berbeda. Bitcoin mencapai puncaknya terhadap emas pada Januari 2025. Menggunakan durasi historis yang sama, diperkirakan dasar pasar bearish bisa terjadi sekitar Februari 2026, dengan potensi pemulihan mulai Maret. Divergensi ini mencerminkan sesuatu yang lebih mendasar: pola rotasi modal dan perubahan sentimen makro yang mempengaruhi kelas aset berbeda dengan kecepatan berbeda.
Tantangan Makro yang Mendorong Kelemahan Kripto dan Perpindahan Modal
Alasan di balik pasar bearish ini melampaui siklus pasar biasa. Sejak pemerintahan baru Donald Trump menjabat, pasar menghadapi tarif perdagangan agresif, perselisihan internal institusional di Amerika Serikat, dan ketegangan yang meningkat dengan China dan Iran. Konflik militer di Timur Tengah telah memperkuat tekanan ini.
Indeks Ketidakpastian Dunia melonjak secara dramatis, mengikuti volatilitas geopolitik ini. Emas mendapatkan manfaat besar dari perubahan ini, naik lebih dari 80% dalam setahun terakhir menjadi $5.280 per ons. Saat investor memindahkan modal ke logam mulia—yang dianggap sebagai tempat perlindungan yang lebih aman—bitcoin melemah terhadap emas lebih awal dan lebih tajam daripada terhadap dolar. Migrasi modal ini menjelaskan mengapa garis waktu pasar bearish berbeda tergantung pada metode pengukuran.
Ketika Paus Membeli Sementara Ritel Menyerah
Narasi pasar bearish menjadi lebih kompleks saat meninjau aliran dana terbaru. Dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang mengikuti bitcoin spot mengalami arus keluar yang signifikan sejak November, dengan sekitar $7,8 miliar keluar dari kendaraan ini—sekitar 12% dari total aset sebesar $61,6 miliar. Perpindahan modal yang didorong oleh ketakutan ini merupakan penjualan panik oleh trader yang bereaksi.
Pada saat yang sama, analisis on-chain mengungkap pola yang berbeda: sekitar 43% dari total pasokan bitcoin saat ini berada dalam kerugian, namun perusahaan investasi besar tetap mengakumulasi. Pelaku institusional di Abu Dhabi, termasuk Mubadala Investment Company dan Al Warda Investments, meningkatkan eksposur ETF bitcoin spot selama penurunan pasar bearish ini. Arus masuk stablecoin yang meningkat menandakan bahwa modal yang selama ini disimpan tetap siap untuk kembali ke pasar, menunjukkan bahwa investor strategis melihat level saat ini sebagai zona akumulasi yang menarik meskipun ketidakpastian masih ada.
Rata-Rata Biaya Dollar dalam Pasar Bear Kripto
Analisis Szuster diakhiri dengan perspektif yang dapat diambil investor dalam menavigasi pasar bearish ini. Data menunjukkan bahwa membangun posisi secara cerdas melalui dollar-cost averaging lebih disarankan daripada mencoba memprediksi titik terendah secara tepat. Sejarah membuktikan bahwa membeli saat ketakutan lebih efektif daripada saat euforia.
“Secara statistik, kita berada di zona di mana harga rata-rata terbaik biasanya terbentuk,” kata Szuster. Ini tidak menjamin bahwa pasar bearish telah mencapai dasar—tetapi menunjukkan bahwa investor kemungkinan beroperasi dalam rentang di mana titik masuk yang menguntungkan secara historis muncul. Bagi mereka yang siap mengalokasikan modal, pasar bearish kripto saat ini menawarkan peluang, bukan sekadar bahaya.