Dampak Tekanan Makro: Pemegang Bitcoin Jangka Pendek Massal Melepaskan Posisi di Bursa

Setelah seminggu stabilitas relatif, fluktuasi Bitcoin menunjukkan sinyal kelemahan baru. Dalam 24 jam terakhir, pemegang jangka pendek (STH) mengirimkan sekitar 27.000 BTC ke bursa kripto, setara hampir $1,92 miliar dengan harga saat ini $71,06K. Ini adalah volume penjualan tertinggi dari kategori investor ini sejak pertengahan Januari 2026, ketika terjadi penurunan 36 persen. Penurunan harga dari puncak lokal $74.000 ke $71.000 menandakan adanya tekanan jual yang kembali meningkat di tengah proyeksi makroekonomi yang pesimis dan situasi geopolitik yang tidak stabil.

Mengapa pemain jangka pendek secara massal keluar dari posisi?

Situasi makroekonomi menjadi semakin kompleks akibat krisis berkepanjangan di Timur Tengah, yang berdampak negatif terhadap sentimen investor. Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa harga realisasi STH sekitar $68.000, yang berarti keuntungan signifikan bagi kelompok investor ini. Sementara itu, penurunan likuiditas di pasar membuat pemilik jangka pendek lebih berhati-hati terhadap perkembangan selanjutnya.

Seiring dengan penjualan besar-besaran BTC, terjadi arus keluar modal dari ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat. Pada 5 Maret, dana ini mencatat arus keluar bersih sekitar $228 juta. Pada saat yang sama, open interest Bitcoin menurun dari $49,66 miliar menjadi sekitar $45,26 miliar, menunjukkan bahwa pemain keluar dari posisi panjang. Data ini menunjukkan bahwa ketidakpastian makro dan berita negatif mendorong bahkan trader berpengalaman untuk meninjau ulang strategi mereka.

Gambaran teknikal: death cross dan potensi capitulation

Dalam kerangka waktu tiga hari, Bitcoin baru saja membentuk death cross antara moving average 50 hari dan 200 hari (SMA). Menurut analis perdagangan Ali Martinez, ini bukan kali pertama dalam sejarah aset ini yang menyebabkan penurunan harga tajam berikutnya.

“Bitcoin baru-baru ini membentuk death cross baru. Jika sejarah setidaknya sebagian berulang, ini bisa menandai awal tahap terakhir dari penurunan siklus makro,” kata Martinez. Posisi moving average ini secara tradisional dianggap sebagai sinyal bearish dalam analisis teknikal, terutama di tengah pesimisme makro.

Perlu dicatat bahwa 27.000 BTC yang dikirimkan STH ke bursa dalam 24 jam terakhir merupakan salah satu volume tertinggi dalam dua bulan terakhir. Perilaku ini menunjukkan bahwa pemain jangka pendek mengantisipasi penurunan harga lebih lanjut dalam jangka menengah seiring dinamika makro saat ini.

Potensi skenario dan ketegangan makroekonomi

Saat ini, level resistansi utama tetap di sekitar $94.000. Jika Bitcoin mampu menembus level ini dengan impuls (kemungkinan melalui posisi short), maka dalam beberapa minggu atau bulan mendatang bisa dimulai tren bullish makro baru yang akan membalik tren bearish saat ini.

Namun, untuk jangka pendek, skenario makro tetap tidak menguntungkan. Ketegangan geopolitik, arus keluar likuiditas, dan kelemahan teknikal menciptakan kombinasi yang cukup keras untuk pergerakan harga Bitcoin. Pemain jangka pendek memahami hal ini dengan jelas, sehingga mereka mempercepat realisasi keuntungan di sekitar harga $68.000, tanpa menunggu perkembangan makro lebih jauh.

BTC0,31%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan