Lisensi Stablecoin Pertama Hong Kong Mungkin Segera Diluncurkan: HSBC dan Standard Chartered Diperkirakan Masuk Daftar, Regulasi Memasuki Tahap Kritis

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Menurut laporan dari beberapa media yang mengutip sumber, HSBC dan Standard Chartered berpotensi menjadi salah satu lembaga pertama di Hong Kong yang mendapatkan lisensi penerbit stablecoin. Kemajuan ini dipandang sebagai tonggak penting dalam pembangunan kerangka pengawasan stablecoin di Hong Kong, serta semakin memperkuat posisinya dalam kompetisi pusat aset digital global.

Lisensi pertama kemungkinan akan diberikan pada bulan Maret, dengan lembaga perbankan mendominasi

Berdasarkan laporan dari media seperti Sing Tao Daily dan Bloomberg, Otoritas Pengelolaan Keuangan Hong Kong (HKMA) sedang memproses proses persetujuan lisensi penerbit stablecoin. Setelah menilai sekitar 36 aplikasi sebelumnya, regulator berencana untuk mengeluarkan “jumlah kecil” lisensi bulan ini.

Sumber yang mengetahui mengatakan:

Subjek terkait yang dipimpin oleh HSBC dan Standard Chartered berpotensi masuk dalam daftar pertama yang disetujui

Ada rumor bahwa waktu pemberian lisensi mungkin jatuh pada akhir Maret (sekitar 24 Maret)

Namun, daftar akhir dan jadwalnya masih belum pasti, dan dapat disesuaikan berdasarkan evaluasi regulator

Dari sudut pandang regulasi, lisensi pertama lebih cenderung diberikan kepada lembaga yang memiliki sistem pengendalian risiko matang dan kekuatan modal, terutama peserta dari sistem perbankan.

📊 Daftar kandidat menyusut: dari 5 menjadi 3, tren dominasi bank jelas

Selain HSBC dan Standard Chartered, pasar juga menyebutkan platform aset virtual berlisensi di Hong Kong

OSL Group

Juga masuk dalam daftar kandidat pertama.

Informasi lebih lanjut menunjukkan bahwa sebelumnya cakupan kandidat lebih luas:

Termasuk Circle Technology yang didirikan oleh mantan presiden HKMA, Chen Delin

Dan LianLian Digital yang bergerak di layanan pembayaran digital

Sumber mengatakan, awalnya sekitar 5 lembaga masuk dalam daftar kandidat, kemudian dipersempit menjadi sekitar 3 melalui beberapa tahap seleksi. Proses pemberian lisensi harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti arsitektur teknologi, kemampuan kepatuhan, dan pengendalian risiko, sehingga daftar akhir masih bisa disesuaikan.

Secara umum, industri berpendapat bahwa karena stablecoin secara esensial berfungsi sebagai “sejenis mata uang,” regulator lebih cenderung memilih bank yang diawasi secara ketat sebagai penerbit, untuk memastikan stabilitas sistem dan kepercayaan pasar. Hal ini memberi keunggulan yang jelas bagi lembaga perbankan dalam kompetisi ini.

HSBC menyatakan: Bersemangat untuk berpartisipasi dalam pembangunan ekosistem stablecoin

Dalam momen perhatian tinggi dari pasar, manajemen HSBC secara terbuka menyatakan minat mereka terhadap bidang stablecoin.

Georges Elhedery dalam wawancara media mengatakan:

HSBC tertarik pada berbagai aspek ekosistem inovasi di Hong Kong dan ingin terlibat

Dia juga tidak mengonfirmasi apakah HSBC telah secara resmi mengajukan permohonan lisensi, hanya menyatakan bahwa mereka masih berkomunikasi dengan regulator.

Sebagai salah satu bank terbesar di Eropa dan Hong Kong, potensi masuknya HSBC dipandang sebagai sinyal penting bahwa lembaga keuangan tradisional akan terlibat secara mendalam dalam infrastruktur aset digital.

Lembaga Tiongkok Belum Muncul, Divergensi dalam Penempatan Stablecoin

Perlu dicatat bahwa dalam daftar yang beredar ini, belum terlihat kehadiran lembaga dari Tiongkok.

Menurut laporan media tahun lalu,

Ant Group (anak perusahaan Alibaba)

JD.com

dan raksasa teknologi daratan lainnya, telah secara sementara menghentikan rencana penerbitan stablecoin di Hong Kong. Analisis industri menyebutkan bahwa perubahan ini mungkin terkait dengan kemajuan sistem mata uang digital di daratan (seperti Digital Yuan) dan pertimbangan regulasi.

Percepatan Pengawasan Stablecoin: Hong Kong Tingkatkan Strategi Aset Digital

Sejak kerangka pengawasan stablecoin diluncurkan, Hong Kong terus memperkuat kebijakan aset digitalnya. Stablecoin sebagai infrastruktur penting yang menghubungkan keuangan tradisional dan pasar kripto memiliki peran kunci dalam pembayaran, penyelesaian, dan transaksi lintas batas.

Jika lisensi pertama berhasil diberikan, akan membawa berbagai makna:

Menandai bahwa pengawasan stablecoin di Hong Kong telah memasuki tahap implementasi nyata

Memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat aset digital global

Mendorong integrasi mendalam antara lembaga keuangan tradisional dan ekosistem Web3

Namun, menanggapi rumor pasar, HKMA menyatakan:

“Tidak berkomentar tentang berita pasar”

HSBC dan Standard Chartered juga belum secara resmi mengonfirmasi perkembangan lisensi.

Masih bersifat “fase sumber informasi,” daftar akhir menunggu pengumuman resmi

Secara keseluruhan, pernyataan bahwa “HSBC dan Standard Chartered berpotensi mendapatkan lisensi stablecoin pertama” telah dikutip oleh banyak media, menunjukkan tingkat kepercayaan pasar tertentu. Tetapi, semua informasi utama masih berdasarkan pengungkapan dari sumber berita:

Belum ada pengumuman resmi tentang daftar akhir

Waktu dan cakupan lembaga masih bisa berubah

Evaluasi teknologi dan regulasi masih dapat mempengaruhi hasil akhir

Sebelum pengumuman resmi, pasar harus tetap berhati-hati dan mengamati perkembangan.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan