Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jepang Berinvestasi pada "Open Source" untuk Menghidupkan Kembali Negara Penghasil Robot
Prospek penggabungan data yang “tertidur” di lingkungan produksi dengan kecerdasan buatan (AI) sedang mendorong persaingan riset dan pengembangan robot untuk terus memanas. Menjadi momentum bagi SoftBank Group (SBG) untuk mengakuisisi bisnis robot raksasa industri asal Swiss ABB, Yaskawa Electric dan FANUC secara berurutan mengumumkan rencana kerja sama serta langkah-langkah seperti membuka perangkat lunak terkait kontrol. Di bidang “AI fisik” yang membuat mesin mampu beroperasi secara mandiri, perusahaan Jepang yang tertinggal dari Tiongkok dan AS kini berharap dapat memulihkan posisi sebagai “negara besar robot”.
“Melalui (melampaui kecerdasan manusia) perpaduan Super AI (ASI) dan teknologi robot, mencapai evolusi yang bersifat era-making,” kata Sun Zhengyi, ketua sekaligus presiden SoftBank Group. Pada Oktober 2025, SoftBank Group mengumumkan akan membeli anak usaha bisnis robot ABB, ABB Robotics, dengan nilai 5,375 miliar dolar AS. Perusahaan ini, bersama dengan FANUC, Yaskawa Electric, serta KUKA asal Jerman yang berada di bawah grup Midea asal Tiongkok, menempati urutan teratas dalam daftar “empat besar” robot industri global.
“Guncangan SoftBank”
Volume pengiriman kumulatif BB melebihi 500 ribu unit, termasuk robot industri, robot pemindahan otomatis, serta robot kolaboratif yang membantu pekerjaan manusia. Akuisisi “lintas bidang” SoftBank ini membuat industri terkejut. Alasannya adalah SoftBank berpeluang menonjol di bidang AI fisik dari jajaran “empat besar” dengan menggabungkan teknologi AI miliknya dengan robot.
Lanjut membaca silakan klik di sini, masuk ke situs Nikkei Chinese Web
The Nikkei Business Publications dan Financial Times bergabung pada November 2015 menjadi grup media yang sama. Aliansi antara dua surat kabar Jepang dan Inggris yang sama-sama didirikan pada abad ke-19 mengibarkan bendera “jurnalisme berita ekonomi berkualitas tinggi dan terkuat” serta mendorong kerja sama luas, seperti pengadaan feature bersama. Kali ini, sebagai bagian dari kerja sama tersebut, pertukaran artikel terwujud di antara situs web berbahasa Mandarin kedua surat kabar.