Saya baru saja melihat gambar satelit yang cukup mengungkapkan: China telah mengerahkan ribuan kapal penangkap ikan di depan Jepang di Laut China Timur, dan jujur saja, ini jauh melampaui apa yang terlihat sekilas.



Masalahnya adalah hubungan antara Tokyo dan Beijing sudah lama memburuk, tetapi langkah-langkah terakhir sangat agresif. Baru-baru ini mereka menangkap seorang kapten China berusia 47 tahun sekitar 170 kilometer dari Nagasaki karena mencoba menghindari inspeksi perikanan, yang hanyalah puncak dari gunung es. Secara paralel, penjaga pantai China telah memecahkan rekor kehadiran di Kepulauan Senkaku, yang dikelola Jepang tetapi diklaim oleh Beijing sebagai miliknya.

Yang menarik adalah para analis sepakat dalam satu hal: kapal-kapal penangkap ikan itu tidak ada di sana untuk menangkap ikan. Pada bulan Desember, sekitar 2.000 kapal membentuk sebuah pola L terbalik yang membentang ratusan kilometer. Pada Januari, sekitar 1.300 kapal lainnya berbaris serupa dan tetap diam lebih dari 24 jam meskipun kondisi buruk. Itu bukan perilaku normal dari armada penangkap ikan.

Kebanyakan kapal ini milik apa yang disebut 'milisi laut' China, yaitu jaringan sipil yang bekerja sama dengan negara dalam operasi tekanan tanpa mencapai konflik bersenjata terbuka. Ini adalah strategi yang cerdas: mereka membanjiri ruang laut, menyulitkan respons Jepang, dan semuanya tampak sebagai aktivitas ekonomi rutin.

Latar belakang sebenarnya adalah Taiwan. Jepang menganggap bahwa setiap krisis di pulau itu akan menjadi ancaman langsung terhadap keamanan nasionalnya, sementara Beijing tidak menutup kemungkinan menggunakan kekuatan untuk mencapai reunifikasi. Jadi, setiap gerakan di laut di wilayah itu memiliki makna strategis. Kehadiran kapal penangkap ikan ini, bersama dengan penjaga pantai China dan portaaviones chinos di dekat Okinawa, memperkuat persepsi bahwa ini lebih dari sekadar aktivitas ekonomi, melainkan sebuah uji coba pengendalian laut.

Yang sebenarnya terjadi adalah China menunjukkan kemampuan mobilisasi massal tanpa harus secara terbuka menggunakan kekuatan. Dengan kapal penangkap ikan sipil, mereka mengubah keseimbangan regional dan mengirimkan peringatan tidak hanya kepada Jepang, tetapi seluruh kawasan Indo-Pasifik. Ini adalah pola tekanan yang berkelanjutan yang kemungkinan akan semakin meningkat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan