Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jadi saya akhir-akhir ini membantu orang menyusun whitepaper, dan jujur saja, kebanyakan orang terlalu memikirkan hal ini jauh lebih dari yang seharusnya. Ini apa yang saya pelajari tentang benar-benar membuat hal-hal ini tepat.
Pertama, mari kita luruskan sesuatu - whitepaper bukan dokumen mistis. Ini pada dasarnya laporan mendalam yang membantu orang memahami masalah kompleks dan solusi yang Anda tawarkan. Anggap saja ini sebagai kesempatan Anda untuk mendidik audiens Anda, bukan hanya mempromosikan mereka. Whitepaper terbaik melakukan keduanya, tetapi edukasi harus menjadi prioritas.
Yang paling mengejutkan saya adalah betapa banyak jenis berbeda yang ada. Ada paper masalah-solusi yang mengidentifikasi isu dan menjelaskan perbaikannya. Lalu ada backgrounder yang memberi konteks tentang suatu topik - sangat berguna jika audiens Anda tidak tahu sejarahnya. Paper perbandingan memungkinkan Anda membandingkan pendekatan berbeda secara berdampingan. Whitepaper cara-cara adalah panduan langkah demi langkah yang sederhana. Dan paper posisi memungkinkan Anda mengambil sikap terhadap sesuatu dan menjelaskan alasan Anda. Pilih format yang benar-benar sesuai dengan apa yang ingin Anda komunikasikan.
Sebelum mulai menulis, tentukan dulu apa yang ingin Anda capai. Apakah Anda ingin menghasilkan prospek? Mendidik pasar Anda? Mengubah pendapat? Tujuan itu membentuk segala sesuatu lainnya - arah riset Anda, struktur argumen, seluruh sudut pandang. Saya melihat orang melewati langkah ini dan akhirnya berakhir dengan kekacauan.
Langkah berikutnya adalah mempersempit topik Anda. Lihat apa yang sebenarnya sedang terjadi di industri Anda saat ini. Apa yang sering ditanyakan pelanggan Anda? Masalah apa yang diselesaikan penawaran Anda yang sebenarnya tidak banyak dibicarakan? Itu adalah titik manis Anda - sesuatu yang tepat waktu dan relevan bagi orang-orang yang benar-benar ingin Anda jangkau.
Kemudian datang riset. Di sinilah whitepaper berbeda dari sekadar posting blog lainnya. Anda membutuhkan data nyata, kutipan dari ahli, contoh konkret. Google Scholar bagus untuk menemukan materi yang peer-reviewed. Perpustakaan Anda juga mungkin memiliki sumber daya. Dan jangan ragu untuk menghubungi langsung orang di bidang Anda - kebanyakan ahli bersedia menunjukkan sumber yang baik.
Di sinilah pentingnya: whitepaper Anda harus memiliki tesis yang jelas. Satu atau dua kalimat yang merangkum seluruh argumen Anda. Segala sesuatu dalam dokumen harus mendukung pembuktian tesis itu. Jika sesuatu tidak mendukungnya, hapus.
Untuk penulisan, mulai dengan kuat. Beberapa kalimat pertama harus menarik perhatian - berikan statistik mengejutkan, cerita menarik, atau pertanyaan yang membuat mereka ingin terus membaca. Kemudian gunakan bahasa yang bersih dan langsung. Tanpa jargon. Tanpa pamer. Orang membaca whitepaper untuk memahami sesuatu, bukan untuk memecahkan bahasa teknis.
Dukung setiap klaim yang Anda buat dengan bukti. Statistik, studi riset, pendapat ahli - tambahkan secara bertahap. Dan jangan hanya sekadar menyampaikan informasi. Gunakan judul dan subjudul untuk memecah isi. Tambahkan visual jika benar-benar membantu menjelaskan sesuatu yang kompleks. Jaga desain tetap bersih dan mudah dibaca.
Selesaikan dengan memberi tahu orang apa langkah berikutnya. Daftar untuk sesuatu? Unduh sumber daya? Hubungi untuk diskusi? Buat jelas dan mencolok.
Bagian desain lebih penting dari yang orang kira. Banyak ruang kosong. Tata letak sederhana dan profesional. Judul yang bagus. Mungkin beberapa teks terbalik untuk menekankan poin penting. Anda ingin agar mudah dibaca, bukan menakut-nakuti.
Jujur saja, jika Anda berencana menerbitkan whitepaper, ingatlah dasar-dasarnya: tujuan yang jelas, riset yang solid, alur logis, dan desain yang tidak mengganggu. Proofread. Dapatkan umpan balik. Anda akan berakhir dengan sesuatu yang benar-benar memotivasi orang, bukan hanya sesuatu yang sekadar duduk diam.