Hari Jumat kemarin saham Coinbase share price naik signifikan, lonjak 17% setelah mereka rilis earnings. Gw perhatiin ini terjadi bersamaan dengan data inflasi AS yang lebih bagus dari ekspektasi - inflasi konsumen turun jadi 2.4% di Januari, terendah dalam beberapa bulan. Pasar keseluruhan juga hijau, jadi Bitcoin ikutan naik ke $68k dan market cap kripto tembus $3.3 triliun. Wajar lah kalau saham Coinbase ikutan melompat.



Tapi gw lihat ada yang menarik di balik rally ini. Analis masih bullish banget - UBS set target $265 (naik 60% dari sekarang), Deutsche Bank $250. Mereka bilang Coinbase punya diversifikasi yang bagus - ada Deribit acquisition, stablecoin business (USDC) yang revenue-nya naik jadi $364 juta dari $225 juta setahun lalu, plus mereka mulai masuk prediction market dan tokenized stock. Jadi mereka ngga cuma trading desk lagi.

Tapi dari chart, coinbase share price ini masih di bawah semua moving average. Ada indikasi bearish flag pattern yang sedang terbentuk. Support utama ada di $140 - kalau break di bawah situ, bisa turun lebih jauh ke $100. Masalahnya trading volume masih jadi porsi terbesar revenue mereka ($4 miliar di 2025), sementara subscription dan services cuma $2.82 miliar. Jadi kalau kripto quiet lagi, tekanan balik ke saham ini.

Gw rasa rally ini mungkin temporary. Pemulihan karena inflasi data bagus dan market sentiment, tapi fundamentalnya masih ada tekanan. Lihat aja kalau market kripto quiet lagi, coinbase share price bisa turun kembali. Worth watching terus untuk support break di $140.
BTC-0,77%
USDC0,01%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan