Donald Trump sekali lagi mengguncang lanskap geopolitik—kali ini dengan langkah tanpa kompromi terhadap negara-negara yang terus berdagang dengan Iran. Dalam sebuah pernyataan yang diposting pada hari Senin di Truth Social, Trump menyatakan bahwa negara mana pun akan menghadapi tarif otomatis sebesar 25% untuk semua perdagangan dengan Amerika Serikat. Menurutnya, perintah ini bersifat final dan berlaku segera. “Sejak saat ini, negara mana pun yang berdagang dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif 25% untuk semua perdagangan yang dilakukan dengan Amerika Serikat,” tulis Trump.
Iran Di Bawah Tekanan: Demonstrasi, Pemadaman Internet, dan Kerusakan Ekonomi Ancaman Trump datang pada waktu yang kritis. Iran menghadapi demonstrasi anti-pemerintah besar-besaran, di mana terjadi bentrokan kekerasan dan pemadaman internet nasional selama lebih dari 96 jam. Menurut NetBlocks, Iran pada dasarnya offline—warga tidak memiliki akses ke internet dan telekomunikasi reguler. Hal ini melumpuhkan bisnis lokal dan kehidupan sehari-hari. Peneliti politik Sharareh Abdolhoseinzadeh mencatat bahwa pemadaman serupa di masa lalu menyebabkan Iran kehilangan hingga 43% dari pendapatan minyak tahunan.
Trump Tekan Iran dan Dunia – dan Tidak Menutup Kemungkinan Tindakan Militer Dalam beberapa minggu terakhir, Trump secara vokal mendukung demonstran Iran, memperingatkan bahwa penindasan kekerasan terhadap protes dapat memicu respons militer AS. Menurut The New York Times, Trump telah disodori opsi serangan yang menargetkan situs nuklir dan rudal Iran.
IEEPA Kembali Berperan—Tapi Apakah Legal? Trump sekali lagi menggunakan International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) untuk memberlakukan tarif ini tanpa persetujuan Kongres. Namun, keabsahan langkah ini masih belum pasti. Mahkamah Agung saat ini sedang meninjau apakah tarif sebelumnya yang diberlakukan Trump—termasuk tarif timbal balik dari bulan April—memenuhi kriteria hukum.
Kesimpulan: Langkah Trump mengirim pesan yang jelas kepada dunia—berdagang dengan Iran memiliki konsekuensi. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana mitra dagang utama AS akan merespons dan apakah ancaman tindakan militer segera menjadi kenyataan.
#TRUMP , #TrumpTariffs , #Geopolitics , #iran , #worldnews
Tetap selangkah di depan – ikuti profil kami dan tetap informasi tentang segala hal penting di dunia cryptocurrency! Perhatian: ,Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini ditujukan semata-mata untuk tujuan edukasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat investasi dalam situasi apa pun. Isi dari halaman ini tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya. Kami memperingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency bisa berisiko dan dapat menyebabkan kerugian keuangan.“