Citibank secara resmi mengumumkan telah menerima persetujuan internal untuk melanjutkan rencana pelepasan AO Citibank, menandai keluar dari Rusia oleh bank tersebut. Renaissance Capital telah diidentifikasi sebagai pembeli untuk transaksi ini, dengan perkiraan penutupan selama paruh pertama tahun 2026, tergantung pada otorisasi regulasi dan kondisi penutupan standar.
Keputusan strategis ini membawa implikasi penting bagi posisi keuangan Citi. Meskipun penjualan akan memicu kerugian sebelum pajak pada kuartal keempat tahun 2025—yang terutama berasal dari penyesuaian selisih kurs (CTA) kerugian—dampak akuntansi ini akan dikelola melalui Pendapatan Komprehensif Lain yang Diakumulasi (AOCI). CTA yang direalisasikan selama penjualan, dikombinasikan dengan jumlah yang kemudian dilepaskan dari AOCI saat penutupan, akan terbukti netral secara modal relatif terhadap rasio Modal CET1 Citi.
Manfaat Modal dan Pengurangan Risiko
Signifikansi yang lebih luas terletak pada keuntungan modal keseluruhan yang diharapkan dapat direalisasikan oleh Citi. Dengan mengeluarkan aset berbobot risiko terkait operasi Rusia dari buku-bukunya, raksasa perbankan ini berpotensi memperkuat posisi Modal CET1-nya secara material. Pengurangan aset berbobot risiko ini merupakan dorongan besar terhadap metrik modal bank—sebuah faktor utama dalam rasio modal regulasi dan fleksibilitas keuangan.
Perlu dicatat bahwa angka kerugian penjualan mungkin mengalami penyesuaian seiring fluktuasi nilai tukar asing yang berlanjut selama periode transaksi. Namun, manajemen tetap yakin bahwa divestasi Rusia akan memberikan manfaat modal yang berarti secara konsolidasi, menawarkan Citi fokus operasional yang lebih baik dan efisiensi modal saat mengalihkan sumber daya dari pasar Rusia.
Transaksi ini tetap bergantung pada persetujuan regulasi akhir dan kondisi penutupan yang biasa sebelum mencapai penyelesaian pada tahun 2026.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Citi Mendapatkan Izin untuk Menjual Unit Perbankan Rusia ke Renaissance Capital, Menguatkan Posisi Modal
Citibank secara resmi mengumumkan telah menerima persetujuan internal untuk melanjutkan rencana pelepasan AO Citibank, menandai keluar dari Rusia oleh bank tersebut. Renaissance Capital telah diidentifikasi sebagai pembeli untuk transaksi ini, dengan perkiraan penutupan selama paruh pertama tahun 2026, tergantung pada otorisasi regulasi dan kondisi penutupan standar.
Keputusan strategis ini membawa implikasi penting bagi posisi keuangan Citi. Meskipun penjualan akan memicu kerugian sebelum pajak pada kuartal keempat tahun 2025—yang terutama berasal dari penyesuaian selisih kurs (CTA) kerugian—dampak akuntansi ini akan dikelola melalui Pendapatan Komprehensif Lain yang Diakumulasi (AOCI). CTA yang direalisasikan selama penjualan, dikombinasikan dengan jumlah yang kemudian dilepaskan dari AOCI saat penutupan, akan terbukti netral secara modal relatif terhadap rasio Modal CET1 Citi.
Manfaat Modal dan Pengurangan Risiko
Signifikansi yang lebih luas terletak pada keuntungan modal keseluruhan yang diharapkan dapat direalisasikan oleh Citi. Dengan mengeluarkan aset berbobot risiko terkait operasi Rusia dari buku-bukunya, raksasa perbankan ini berpotensi memperkuat posisi Modal CET1-nya secara material. Pengurangan aset berbobot risiko ini merupakan dorongan besar terhadap metrik modal bank—sebuah faktor utama dalam rasio modal regulasi dan fleksibilitas keuangan.
Perlu dicatat bahwa angka kerugian penjualan mungkin mengalami penyesuaian seiring fluktuasi nilai tukar asing yang berlanjut selama periode transaksi. Namun, manajemen tetap yakin bahwa divestasi Rusia akan memberikan manfaat modal yang berarti secara konsolidasi, menawarkan Citi fokus operasional yang lebih baik dan efisiensi modal saat mengalihkan sumber daya dari pasar Rusia.
Transaksi ini tetap bergantung pada persetujuan regulasi akhir dan kondisi penutupan yang biasa sebelum mencapai penyelesaian pada tahun 2026.