Banyak trader yang mati di satu tempat—tidak mampu membedakan dari mana asalnya kerugian.
Dalam trading di dunia kripto, bertahan hidup bukanlah tentang berapa banyak yang kamu peroleh, melainkan apakah kamu mampu mengenali dua jenis kerugian yang benar-benar berbeda.
**Jenis pertama disebut "kerugian dalam sistem".** Bayangkan kamu mengemudi dengan GPS, tetapi tetap saja menabrak jalan yang sedang dalam perbaikan. Situasi spesifiknya adalah: kamu mengonfirmasi tren berbalik dalam kerangka waktu tertentu, masuk posisi saat koreksi atau breakout sesuai strategi, tetapi pasar justru turun lebih dalam dari prediksi, atau setelah breakout palsu langsung balik arah dan menyentuh stop loss. Ini bukan karena kamu salah menilai, atau melakukan kesalahan operasional. Sebaliknya, ini adalah sistemmu yang berfungsi normal, menagih biaya setiap kali "mencoba menangkap tren". Kerugian ini seperti biaya investasi, dan merupakan hal yang perlu.
**Jenis kedua adalah "kerugian di luar sistem".** Pengaruh emosi, mengubah aturan sembarangan, menambah posisi karena emosi, tidak menjalankan stop loss—ini adalah jurang yang sesungguhnya. Banyak tragedi trader dimulai dari sini.
Masalahnya, sebagian besar trader salah mengartikan jenis pertama sebagai yang kedua. Setelah stop loss yang direncanakan tersentuh, mereka mulai meragukan diri sendiri, lalu memodifikasi strategi yang sebenarnya sudah cukup baik, hingga sistem benar-benar runtuh.
**Tentang keuntungan dan kerugian jangka pendek, ada fakta matematika yang kejam:** Fluktuasi jangka pendek selalu dipenuhi unsur keberuntungan. Kamu mungkin beberapa kali mendapatkan keuntungan di tepi jurang, atau beberapa kali terkena stop loss normal dari sistem. Jika karena beberapa kali rugi berturut-turut kamu mulai meragukan diri sendiri, lalu mengubah strategi, maka kamu sudah selesai. Hukum probabilitas jangka panjang tidak akan menunggu kamu memahami noise jangka pendek.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
Hash_Bandit
· 01-09 15:48
Sejujurnya ini terasa berbeda saat kamu benar-benar melihat hashrate-mu menurun pada rig penambangan yang gagal... hal "sistem vs noise"? itu sebenarnya siklus penyesuaian kesulitan dalam penyamaran. kebanyakan orang tidak memiliki keberanian untuk bertahan melewati itu
Lihat AsliBalas0
LiquidityHunter
· 01-09 10:54
Melihat artikel ini pukul 3 pagi, data poinnya sangat menyentuh hati. Perbedaan antara kerugian dalam sistem vs kerugian di luar sistem, pada dasarnya adalah perbedaan antara pengujian kedalaman likuiditas dan operasi yang dipengaruhi emosi... Kebanyakan orang sama sekali tidak bisa membedakannya.
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 01-09 10:44
Menyentuh hati... Setelah stop loss tersentuh, saya benar-benar merasa diri sendiri salah, sudah berapa kali saya ubah strategi?
Lihat AsliBalas0
CounterIndicator
· 01-09 10:41
Sial, inilah alasan mengapa saya selalu ingin menambah posisi setelah stop loss... Ternyata saya selama ini sedang melakukan sistem penolakan diri
Lihat AsliBalas0
WalletDoomsDay
· 01-09 10:30
Kalimat yang paling menyakitkan adalah "Kebanyakan trader salah mengira yang pertama sebagai yang kedua", bukankah ini gambaran saya tahun lalu...
Banyak trader yang mati di satu tempat—tidak mampu membedakan dari mana asalnya kerugian.
Dalam trading di dunia kripto, bertahan hidup bukanlah tentang berapa banyak yang kamu peroleh, melainkan apakah kamu mampu mengenali dua jenis kerugian yang benar-benar berbeda.
**Jenis pertama disebut "kerugian dalam sistem".** Bayangkan kamu mengemudi dengan GPS, tetapi tetap saja menabrak jalan yang sedang dalam perbaikan. Situasi spesifiknya adalah: kamu mengonfirmasi tren berbalik dalam kerangka waktu tertentu, masuk posisi saat koreksi atau breakout sesuai strategi, tetapi pasar justru turun lebih dalam dari prediksi, atau setelah breakout palsu langsung balik arah dan menyentuh stop loss. Ini bukan karena kamu salah menilai, atau melakukan kesalahan operasional. Sebaliknya, ini adalah sistemmu yang berfungsi normal, menagih biaya setiap kali "mencoba menangkap tren". Kerugian ini seperti biaya investasi, dan merupakan hal yang perlu.
**Jenis kedua adalah "kerugian di luar sistem".** Pengaruh emosi, mengubah aturan sembarangan, menambah posisi karena emosi, tidak menjalankan stop loss—ini adalah jurang yang sesungguhnya. Banyak tragedi trader dimulai dari sini.
Masalahnya, sebagian besar trader salah mengartikan jenis pertama sebagai yang kedua. Setelah stop loss yang direncanakan tersentuh, mereka mulai meragukan diri sendiri, lalu memodifikasi strategi yang sebenarnya sudah cukup baik, hingga sistem benar-benar runtuh.
**Tentang keuntungan dan kerugian jangka pendek, ada fakta matematika yang kejam:** Fluktuasi jangka pendek selalu dipenuhi unsur keberuntungan. Kamu mungkin beberapa kali mendapatkan keuntungan di tepi jurang, atau beberapa kali terkena stop loss normal dari sistem. Jika karena beberapa kali rugi berturut-turut kamu mulai meragukan diri sendiri, lalu mengubah strategi, maka kamu sudah selesai. Hukum probabilitas jangka panjang tidak akan menunggu kamu memahami noise jangka pendek.