Otoritas Malaysia melaksanakan serangkaian operasi penegakan hukum dengan kepadatan tinggi di Perak. Dalam waktu hanya dua hari, polisi melakukan tiga kali penggerebekan secara berturut-turut dan mengamankan total 41 perangkat yang diduga digunakan untuk penambangan ilegal. Operasi pertama dimulai pada Jumat malam, dengan 24 perangkat disita di lokasi tersebut; kemudian pada Sabtu dini hari, polisi mengejar kemenangan dan kembali menyita 9 dan 8 perangkat di dua lokasi berbeda. Gelombang penegakan hukum ini mencerminkan sikap keras kawasan Asia Tenggara terhadap aktivitas penambangan ilegal. Penambangan ilegal yang memiliki konsumsi listrik tinggi dan risiko kepatuhan rendah berkembang di beberapa negara dan wilayah, tidak hanya memberikan tekanan pada infrastruktur listrik tetapi juga mudah digunakan untuk transfer dana dan pencucian uang. Serangkaian tindakan dari aparat penegak hukum setempat ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap rantai industri aset kripto di berbagai negara terus meningkat, baik di bursa maupun dalam proses penambangan, dan operasi yang patuh terhadap regulasi telah menjadi tren utama dalam perkembangan industri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetaverseHomeless
· 01-11 04:51
Gelombang penegakan hukum di Malaysia ini, para bro masih mau main petak umpet ya
Era kepatuhan benar-benar telah datang, kalau terus digali akan merugikan sendiri
41 mesin satu kali jalan, kali ini bukan main-main
Biaya listrik yang begitu tinggi, kalau diperiksa akan lebih merugi
Sepertinya kawasan Asia Tenggara sudah mulai serius
Singkatnya, jalan pelanggaran semakin sempit, harus memahami tren
Sekarang, mining yang patuh adalah jalan yang benar, jangan main-main lagi
Lihat AsliBalas0
LiquidityHunter
· 01-11 04:47
Melihat berita ini pukul 2 pagi... 24+9+8=41 unit, data sangat akurat, penegakan hukum memang benar-benar serius. Tapi jika dipikir-pikir, jika perangkat ini benar-benar mengonsumsi sebanyak itu listrik, berapa besar ruang arbitrase harga listrik di Asia Tenggara agar menguntungkan, agak di luar nalar. Peningkatan pengawasan memang menunjukkan tren yang jelas, bursa sudah lama dikendalikan dengan ketat, sekarang bahkan penambangan pun tidak punya peluang.
Lihat AsliBalas0
UncleLiquidation
· 01-11 04:35
Haha, Malaysia sedang bertindak, 41 mesin tambang hilang dalam semalam, pasti ada yang akan mengalami kerugian besar
Tapi jujur saja, mencuri listrik untuk menambang masih ingin menghindar, di zaman sekarang penegak hukum semakin profesional
Kepatuhan adalah jalan keluar, teman-teman harus mengikuti aturan agar bisa bertahan lama di dunia crypto
Gaya penindakan kali ini memang keras, negara lain pasti juga sedang memperhatikan
Lihat AsliBalas0
GateUser-75ee51e7
· 01-11 04:34
Langkah Malaysia ini terlalu kejam, 41 unit diperiksa dalam dua hari... Saya rasa, hari-hari penambangan ilegal memang semakin sulit.
Otoritas Malaysia melaksanakan serangkaian operasi penegakan hukum dengan kepadatan tinggi di Perak. Dalam waktu hanya dua hari, polisi melakukan tiga kali penggerebekan secara berturut-turut dan mengamankan total 41 perangkat yang diduga digunakan untuk penambangan ilegal. Operasi pertama dimulai pada Jumat malam, dengan 24 perangkat disita di lokasi tersebut; kemudian pada Sabtu dini hari, polisi mengejar kemenangan dan kembali menyita 9 dan 8 perangkat di dua lokasi berbeda. Gelombang penegakan hukum ini mencerminkan sikap keras kawasan Asia Tenggara terhadap aktivitas penambangan ilegal. Penambangan ilegal yang memiliki konsumsi listrik tinggi dan risiko kepatuhan rendah berkembang di beberapa negara dan wilayah, tidak hanya memberikan tekanan pada infrastruktur listrik tetapi juga mudah digunakan untuk transfer dana dan pencucian uang. Serangkaian tindakan dari aparat penegak hukum setempat ini menunjukkan bahwa pengawasan terhadap rantai industri aset kripto di berbagai negara terus meningkat, baik di bursa maupun dalam proses penambangan, dan operasi yang patuh terhadap regulasi telah menjadi tren utama dalam perkembangan industri.