AI era, identifikasi identitas menjadi masalah besar
AI dapat meniru akun, menyamar sebagai identitas, siapa yang masih bisa membedakan asli dan palsu? Ini sudah melampaui sekadar ketidaknyamanan—sekarang menjadi masalah fondasi kepercayaan dalam sistem keuangan, ekosistem komunitas, dan mekanisme insentif.
Bagaimana blockchain dan Web3 dapat menyelesaikan ini? Verifikasi identitas di blockchain, mekanisme pembuktian terdesentralisasi, semua arah ini sebenarnya sedang dieksplorasi. Tapi tantangan sebenarnya adalah: bagaimana melindungi privasi sekaligus memastikan keaslian peserta?
Transaksi keuangan, tata kelola komunitas, distribusi keuntungan—semua ini tidak lepas dari konfirmasi "siapa kamu". AI semakin pintar, penipuan juga semakin nyata, cara pembuktian kepercayaan harus ikut berevolusi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
AI era, identifikasi identitas menjadi masalah besar
AI dapat meniru akun, menyamar sebagai identitas, siapa yang masih bisa membedakan asli dan palsu? Ini sudah melampaui sekadar ketidaknyamanan—sekarang menjadi masalah fondasi kepercayaan dalam sistem keuangan, ekosistem komunitas, dan mekanisme insentif.
Bagaimana blockchain dan Web3 dapat menyelesaikan ini? Verifikasi identitas di blockchain, mekanisme pembuktian terdesentralisasi, semua arah ini sebenarnya sedang dieksplorasi. Tapi tantangan sebenarnya adalah: bagaimana melindungi privasi sekaligus memastikan keaslian peserta?
Transaksi keuangan, tata kelola komunitas, distribusi keuntungan—semua ini tidak lepas dari konfirmasi "siapa kamu". AI semakin pintar, penipuan juga semakin nyata, cara pembuktian kepercayaan harus ikut berevolusi.