Ketika seorang pemimpin bisnis utama membiarkan kepentingan politik menentukan strategi operasional, konsekuensinya dapat menyebar ke seluruh pasar. Persimpangan antara otonomi perusahaan dan tekanan eksternal selalu menjadi titik tekanan yang kritis—terutama di sektor teknologi dan yang sedang berkembang. Setelah kepemimpinan menyerahkan kendali kepada kekuatan luar alih-alih mempertahankan fokus pada misi inti dan kepentingan komunitas, dinamika pasar berubah secara mendasar. Akuntabilitas akan muncul. Itulah pola yang telah kita lihat berulang kali dalam siklus bisnis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
IronHeadMiner
· 18jam yang lalu
Intervensi politik dalam operasi bisnis? Strategi ini sudah lama basi, tinggal menunggu siapa yang akhirnya akan disalahkan
Lihat AsliBalas0
DevChive
· 18jam yang lalu
Sejujurnya, pola ini terlalu familiar... Setiap kali seperti ini, kepemimpinan terjebak dalam politik, lalu investor ritel harus membayar harga yang mahal
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 18jam yang lalu
Politik menculik bisnis, suatu saat pasti akan gagal, siklusnya begitu jelas masih ada orang yang terpeleset
Ketika seorang pemimpin bisnis utama membiarkan kepentingan politik menentukan strategi operasional, konsekuensinya dapat menyebar ke seluruh pasar. Persimpangan antara otonomi perusahaan dan tekanan eksternal selalu menjadi titik tekanan yang kritis—terutama di sektor teknologi dan yang sedang berkembang. Setelah kepemimpinan menyerahkan kendali kepada kekuatan luar alih-alih mempertahankan fokus pada misi inti dan kepentingan komunitas, dinamika pasar berubah secara mendasar. Akuntabilitas akan muncul. Itulah pola yang telah kita lihat berulang kali dalam siklus bisnis.