Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Sementara diskusi tentang pembentukan kerangka regulasi di pasar cryptocurrency terus berlangsung, semakin banyak informasi belakang layar tentang inisiatif legislatif di AS yang muncul. Jurnalis Eleonora Terrett, berdasarkan percakapannya dengan perwakilan industri, melaporkan bahwa isu profitabilitas stablecoin memainkan peran kunci dalam proposal legislatif terkait struktur pasar cryptocurrency. Menurut Terrett, saat ini proses sangat bergantung pada posisi senator Partai Republik dari North Carolina, Tom Tillis. Meskipun Tillis abstain dari voting pada Januari ketika Komite Perbankan Senat bersiap membahas RUU tersebut, amendemen yang dia dan senator Angela Olsbrough ajukan, yang membatasi jumlah imbalan yang diberikan oleh perusahaan kripto melalui stablecoin, memperburuk perdebatan. Kemudian Coinbase menyebut amendemen tersebut sebagai salah satu alasan pencabutan dukungannya terhadap RUU tersebut. Menurut data terbaru, Gedung Putih dilaporkan telah menyerahkan kepada kantor Tillis sebuah RUU yang disusun setelah sebulan negosiasi dengan sektor kripto dan bank. Seperti yang dilaporkan Terrett, tim Tillis dalam beberapa hari terakhir mengadakan pertemuan baik dengan perwakilan industri maupun pejabat Gedung Putih, dan diskusi ini, menurut para ahli, "bergerak ke arah yang benar".