Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Daya Tarik Pasar Obligasi Jepang Mendorong Investor Mengurangi Kepemilikan Luar Negeri
Daya tarik hasil yang lebih tinggi pada sekuritas domestik telah mendorong investor Jepang untuk secara substansial mengurangi eksposur mereka terhadap pasar obligasi internasional. Pada bulan Februari, laju penarikan mencapai level tertinggi dalam 16 bulan, mencerminkan reallocasi modal yang strategis yang menekankan perubahan dinamika pasar. Pergeseran ini dipicu oleh dua faktor yang saling terkait: penurunan imbal hasil pada sekuritas Treasury AS dan meningkatnya daya tarik penawaran obligasi Jepang, yang telah menjadi alternatif yang lebih kompetitif bagi para penabung domestik yang mencari potensi pendapatan yang lebih baik.
Arus Keluar Besar dari Pasar Obligasi Global
Menurut data dari Kementerian Keuangan Jepang, skala penarikan sangat substansial. Investor Jepang melakukan penjualan bersih sebesar 3,07 triliun yen (sekitar $19,37 miliar) dalam obligasi luar negeri selama bulan Februari—arus keluar bersih bulanan terbesar yang tercatat sejak bulan Oktober 2024, ketika penarikan total mencapai 6,5 triliun yen. Dalam total ini, pergerakan yang paling mencolok melibatkan obligasi jangka panjang asing, di mana penjualan bersih mencapai 3,42 triliun yen, menandai angka tertinggi dalam 16 bulan. Pada saat yang sama, terdapat aktivitas pembelian bersih yang lebih modest dalam utang jangka pendek asing, dengan investor Jepang mengakuisisi 352,1 miliar yen dalam kategori ini. Arus ini menunjukkan pergeseran yang disengaja menuju instrumen berkualitas lebih tinggi dan berjangka waktu lebih pendek saat investor menilai kembali strategi alokasi internasional mereka.
Pergerakan Modal Berbeda di Berbagai Kelas Aset
Menariknya, investor Jepang tidak secara merata mundur dari pasar asing. Di ruang ekuitas, mereka menunjukkan kepercayaan yang diperbarui dengan melakukan pembelian bersih 642,1 miliar yen dalam saham asing selama bulan Februari, menandai bulan kedua berturut-turut dengan pembelian bersih positif. Menurut analisis Barclays, arus masuk ekuitas yang berkelanjutan ini didorong terutama oleh mekanisme permintaan yang terkait dengan program rekening tabungan individu Jepang, yang biasa dikenal sebagai NISA—sebuah kendaraan investasi yang didukung pemerintah dengan keuntungan pajak yang dirancang untuk mengalihkan tabungan rumah tangga ke partisipasi pasar ekuitas.
Peran NISA dalam Membentuk Pola Investasi
Kerangka NISA, yang diperkenalkan oleh otoritas Jepang khususnya untuk mengubah cadangan kas rumah tangga yang substansial menjadi investasi di pasar saham, telah muncul sebagai pendorong signifikan dalam keputusan alokasi modal. Struktur investasi bebas pajak ini menciptakan kerangka insentif yang mendorong partisipasi ritel dan berpotensi menjelaskan respons bifurkasi yang diamati di berbagai kelas aset. Sementara alokasi obligasi menyusut, pembelian ekuitas menunjukkan bahwa peserta NISA mencari potensi pertumbuhan yang lebih tinggi melalui eksposur saham.
Wawasan Pelengkap dari Data Perbankan Sentral
Data bulan Januari dari Bank of Japan memberikan konteks tambahan untuk pola yang berubah ini. Selama bulan itu, investor Jepang melakukan pembelian bersih 279,4 miliar yen dalam sekuritas Treasury AS dan 660,96 miliar yen dalam obligasi Eropa, menunjukkan bahwa tren penarikan baru-baru ini mewakili perubahan arah yang material daripada kebijakan yang konsisten. Pembelian sebelumnya ini menegaskan sifat taktis dari reallocasi terbaru, saat investor Jepang menyempurnakan posisi portofolio mereka sebagai respons terhadap lingkungan imbal hasil yang berkembang dan insentif kebijakan domestik yang ditawarkan melalui kerangka pasar obligasi Jepang.