ONDO Terlihat Lemah di Grafik... tapi Fundamentalnya Berteriak "Detonasi Besar Berikutnya"

CaptainAltcoin
ONDO-5,77%
LOOKS-1,11%
ON1,29%

Analis Sarosh membagikan rincian mendalam tentang kondisi pasar ONDO saat ini, menyoroti adanya ketidaksesuaian besar antara aksi harga token dengan infrastruktur yang sedang dibangun di balik layar. Menurutnya, kelemahan ONDO belakangan ini lebih disebabkan oleh tekanan makro daripada fundamental proyek, dan ia berpendapat bahwa pengaturan jangka panjang ONDO mirip dengan tahap awal token infrastruktur seperti LINK, SOL, ETH, AVAX, bahkan BNB.

Poin utama Sarosh adalah bahwa banyak proyek layer dasar dan infrastruktur terkuat di kripto pernah tampak “mati” di mata investor ritel sebelum memasuki fase kenaikan vertikal. Ia percaya ONDO menunjukkan pola yang sama saat ini: sentimen rendah, grafik tampak berat, dan harga terus merosot meskipun proyek berkembang di tingkat institusional.

Momentum Institusional di Balik Layar

Salah satu inti argumen Sarosh adalah skala partisipasi institusional di sekitar Ondo. Pada Ondo Summit, entitas global besar seperti Citi, DTCC, Fidelity, JPMorgan, Bloomberg, State Street, Goldman Sachs, Moody’s, dan Pantera hadir; daftar yang tidak biasa untuk token yang masih dalam siklus pengembangan awal.

$Ondo di balik layar. FYI, inilah yang terjadi pada proyek infrastruktur lain saat proses pembangunan. Mereka ditinggalkan investor ritel. Semakin baik pembangunannya, harga justru terlihat makin buruk — tepat sebelum meledak. Setiap token infrastruktur yang tampak mati dalam…

— Sarosh (@SaroshQ2022) 7 Desember 2025

Ia juga menyoroti beberapa perkembangan yang terjadi secara senyap namun bisa menjadi signifikan seiring waktu. Ondo telah membuka akses ke sekitar 500 juta investor Eropa, mengintegrasikan sekuritas AS yang ditokenisasi dengan sistem seperti 1inch, merebut sekitar 60% pangsa pasar di segmen tokenisasi BNB Chain, dan mulai memberi masukan kepada SEC AS mengenai kerangka kerja sekuritas ter-tokenisasi di masa depan. Integrasi Binance Wallet kini memberi akses kepada lebih dari 280 juta pengguna ke ekuitas AS yang dijalurkan lewat Ondo, semakin memperluas jangkauan distribusi.

Menurut Sarosh, aliansi institusional semacam ini tidak sesuai dengan profil proyek yang gagal. Sebaliknya, ia menyebut ONDO sebagai lapisan infrastruktur yang sedang dibangun sebelum pasar benar-benar mengakui nilainya, mirip seperti fase awal AWS, Mastercard, atau Coinbase.

Baca juga: Pasar Kripto “Mengubur” ONDO… Analis Yakin Ini Tak Akan Bertahan Lama

Mengapa Harga ONDO Masih Tampak Lemah

Sarosh mengaitkan stagnasi harga ONDO bukan pada masalah proyek, melainkan pada kendala makroekonomi yang lebih luas. Dalam 18 bulan terakhir, pasar kripto berulang kali mengalami tekanan likuiditas: ketidakpastian kebijakan tarif, ketidakstabilan pasar obligasi, pembekuan likuiditas pada April, likuidasi leverage, keruntuhan sentimen, dan pengetatan kondisi keuangan. Ia berpendapat ONDO tetap bertahan di tengah semua itu, meski grafik menunjukkan sebaliknya.

Menurutnya, ONDO masih terjebak dalam “cekikan” makro yang mencegah token ini menyesuaikan harga seiring fundamentalnya yang berkembang. Dengan membaiknya kondisi likuiditas, ia percaya situasi bisa berubah menuju 2026.

Namun, pandangan ini mencerminkan interpretasi analis terhadap data, bukan hasil pasti. Untuk saat ini, kontrasnya jelas: grafik tampak sepi, tetapi aktivitas institusional di sekitar Ondo terus tumbuh.

Berlangganan saluran YouTube kami untuk pembaruan kripto harian, wawasan pasar, dan analisis dari para ahli.

Artikel ONDO Tampak Lemah di Grafik… Namun Fundamentalnya Berteriak “Detonasi Besar Berikutnya” pertama kali tayang di CaptainAltcoin.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar