Harga Ondo (ONDO) masih dalam tren koreksi saat diperdagangkan di bawah level 0,40 USD pada saat penulisan ini hari Selasa, setelah penurunan sekitar 6% pada sesi sebelumnya. Meski demikian, Ondo Finance baru-baru ini mengumumkan rencana integrasi dengan Solana (SOL) pada awal tahun 2026, untuk memperluas platform saham dan ETF yang ditokenisasi — sebuah langkah yang menunjukkan visi pertumbuhan jangka panjang dari proyek ini.
Berbeda dengan gambaran positif dari segi strategi, pergerakan harga jangka pendek dan indikator di pasar derivatif justru mengirimkan sinyal kehati-hatian, saat momentum kenaikan melemah dan sentimen trader mulai menurun, meningkatkan risiko ONDO terus mengalami tekanan penurunan harga dalam waktu dekat.
Ondo Finance menyatakan di akun X pada hari Senin bahwa perusahaan berencana mengintegrasikan dengan Solana pada awal tahun 2026, sehingga membawa platform utama mereka tentang saham dan ETF yang ditokenisasi ke dalam ekosistem blockchain ini.
Langkah ini dipandang sebagai sinyal positif untuk prospek jangka panjang token asli ONDO, karena integrasi dengan Solana menjanjikan peningkatan signifikan dalam skalabilitas, peningkatan likuiditas, dan memanfaatkan basis pengguna yang berkembang pesat dari jaringan ini. Dengan demikian, ekosistem Ondo berpeluang untuk diperluas dan tingkat adopsinya di pasar dapat didorong secara lebih agresif. Namun, meskipun ada berita pendukung, harga ONDO tetap turun hampir 6% dalam sesi perdagangan hari Senin.
Tekanan penurunan harga jangka pendek juga diperkuat oleh melemahnya kontrak terbuka (OI) di Binance. Secara spesifik, kontrak terbuka ONDO turun menjadi 22,32 juta USD pada hari Selasa, mendekati level terendah tahun ini. Perkembangan ini menunjukkan banyak trader sedang memperkecil atau menutup posisi, mencerminkan penurunan arus dana spekulatif dan sentimen kehati-hatian yang masih mendominasi pasar, alih-alih munculnya kekuatan beli baru yang cukup kuat.
Kontrak terbuka ONDO | Sumber: Coinglass## Prediksi Harga Ondo: Penjual Mengendalikan Momentum
Harga ONDO tidak mampu menembus area retracement Fibonacci 38,2% di 0,52 USD — level yang ditetapkan dari puncak 6/10 di 0,97 USD ke lembah 10/10 di 0,24 USD — dan ditolak keras pada sesi 10/12. Sejak saat itu, token ini telah kehilangan lebih dari 16% nilainya dan pada hari Selasa masih berkisar di sekitar level 0,40 USD.
Dalam skenario negatif, jika tekanan jual terus mendominasi, ONDO kemungkinan akan melanjutkan tren penurunan dan kembali menguji level dasar penting pada 10/10 di 0,24 USD.
Grafik harian ONDO/USDT | Sumber: TradingView
Indikator teknikal menunjukkan kecenderungan yang jelas ke arah bearish. Indeks kekuatan relatif (RSI) pada kerangka waktu harian saat ini mendekati level 30 dan terus menurun, menunjukkan momentum penurunan yang meningkat dan mendekati wilayah oversold. Selain itu, indikator MACD telah memberikan sinyal crossover bearish pada sesi Selasa, memperkuat prospek yang kurang optimis dalam jangka pendek.
Sebaliknya, jika permintaan kembali dan membantu ONDO pulih, harga dapat memperpanjang kenaikannya untuk menguji kembali level resistance utama di Fibonacci 38,2% sekitar 0,52 USD.
Artikel Terkait
Solana Menguji Tanda Tangan Tahan Kuantum tetapi Mengalami Penurunan Kecepatan yang Tajam
Solana Foundation Meluncurkan Keterampilan Agen untuk Membawa Agen AI ke On-Chain
Solana Meningkat dengan Kecepatan Pemulihan Sambil Data Derivatif Menunjukkan Sentimen Terpecah
Solana Mengincar $90 karena Lonjakan Volume Mendorong Reli Jangka Pendek
Bitcoin ETF Mengalami Arus Keluar Satu Hari Sebesar $159.62M Sementara ETF Ethereum dan Solana Terus Mengalami Tren Negatif