Amerika Serikat Presiden Donald Trump mengulang kembali gagasan untuk mengakuisisi Greenland, kali ini, reaksi tercepat bukan dari sistem diplomasi, melainkan dari pasar cryptocurrency. Platform prediksi on-chain Polymarket telah lebih dulu memberi harga pada peristiwa geopolitik ini, mengubah ketidakpastian politik menjadi probabilitas yang dapat diperdagangkan.
Data menunjukkan, kontrak prediksi tentang “Apakah Donald Trump akan mengakuisisi Greenland sebelum 2027” saat ini diperdagangkan sekitar 15%, dengan volume transaksi kumulatif mendekati 3 juta dolar AS. Meskipun probabilitasnya tidak tinggi, tingkat aktivitas dana menunjukkan bahwa pasar tidak terlalu memikirkan apakah rencana tersebut realistis, melainkan sudah mulai melakukan perdagangan berdasarkan berbagai skenario.
Perubahan ini sejalan dengan dinamika diplomasi nyata. Berdasarkan laporan terbuka, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Denmark mengenai isu Greenland, dan secara tegas menyatakan kekhawatiran keamanan nasional AS terhadap aktivitas Rusia dan China di Kutub Utara. Meskipun Washington menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi prioritas utama, peningkatan kata-kata tersebut sudah cukup untuk memicu reaksi dana di chain.
Struktur order book Polymarket menunjukkan bahwa trader tidak memandang peristiwa ini sebagai “hitam-putih”. Selain akuisisi secara keseluruhan, pasar juga membagi berbagai jalur, termasuk akuisisi sebagian wilayah sebelum 2026, kunjungan simbolis, bahkan konflik militer. Di antaranya, harga untuk intervensi militer AS hanya sekitar 8%–9%, sementara probabilitas Trump mengunjungi Greenland dalam jangka pendek tertinggi, sekitar 22%–23%. Buku pesanan secara keseluruhan menunjukkan dominasi penjualan, mencerminkan sentimen pasar yang berhati-hati dan bukan spekulatif.
Pasar kripto tidak hanya memperhatikan Greenland sebagai topik politik. Energi terbarukan di wilayah ini, iklim dingin, dan potensi sumber daya langka menjadikannya area potensial untuk penambangan Bitcoin, hardware AI, dan penataan aset RWA. Meskipun infrastruktur nyata masih menjadi faktor pembatas, nilai strategisnya sudah masuk ke dalam narasi kripto.
Dari sudut pandang makro, trader memandang peristiwa semacam ini sebagai bagian dari pertarungan antara aset keras, ekspansi fiskal, dan sistem fiat. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik sering meningkatkan narasi perlindungan nilai Bitcoin. Polymarket bukanlah prediksi hasil, melainkan menunjukkan bagaimana modal mulai mengantisipasi ketidakpastian. Pasar on-chain sedang menjadi sistem penetapan harga risiko geopolitik secara real-time.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Trump mengincar Greenland, pasar prediksi Polymarket telah menempatkan taruhan lebih awal tentang hasilnya
Amerika Serikat Presiden Donald Trump mengulang kembali gagasan untuk mengakuisisi Greenland, kali ini, reaksi tercepat bukan dari sistem diplomasi, melainkan dari pasar cryptocurrency. Platform prediksi on-chain Polymarket telah lebih dulu memberi harga pada peristiwa geopolitik ini, mengubah ketidakpastian politik menjadi probabilitas yang dapat diperdagangkan.
Data menunjukkan, kontrak prediksi tentang “Apakah Donald Trump akan mengakuisisi Greenland sebelum 2027” saat ini diperdagangkan sekitar 15%, dengan volume transaksi kumulatif mendekati 3 juta dolar AS. Meskipun probabilitasnya tidak tinggi, tingkat aktivitas dana menunjukkan bahwa pasar tidak terlalu memikirkan apakah rencana tersebut realistis, melainkan sudah mulai melakukan perdagangan berdasarkan berbagai skenario.
Perubahan ini sejalan dengan dinamika diplomasi nyata. Berdasarkan laporan terbuka, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Denmark mengenai isu Greenland, dan secara tegas menyatakan kekhawatiran keamanan nasional AS terhadap aktivitas Rusia dan China di Kutub Utara. Meskipun Washington menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi prioritas utama, peningkatan kata-kata tersebut sudah cukup untuk memicu reaksi dana di chain.
Struktur order book Polymarket menunjukkan bahwa trader tidak memandang peristiwa ini sebagai “hitam-putih”. Selain akuisisi secara keseluruhan, pasar juga membagi berbagai jalur, termasuk akuisisi sebagian wilayah sebelum 2026, kunjungan simbolis, bahkan konflik militer. Di antaranya, harga untuk intervensi militer AS hanya sekitar 8%–9%, sementara probabilitas Trump mengunjungi Greenland dalam jangka pendek tertinggi, sekitar 22%–23%. Buku pesanan secara keseluruhan menunjukkan dominasi penjualan, mencerminkan sentimen pasar yang berhati-hati dan bukan spekulatif.
Pasar kripto tidak hanya memperhatikan Greenland sebagai topik politik. Energi terbarukan di wilayah ini, iklim dingin, dan potensi sumber daya langka menjadikannya area potensial untuk penambangan Bitcoin, hardware AI, dan penataan aset RWA. Meskipun infrastruktur nyata masih menjadi faktor pembatas, nilai strategisnya sudah masuk ke dalam narasi kripto.
Dari sudut pandang makro, trader memandang peristiwa semacam ini sebagai bagian dari pertarungan antara aset keras, ekspansi fiskal, dan sistem fiat. Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa ketegangan geopolitik sering meningkatkan narasi perlindungan nilai Bitcoin. Polymarket bukanlah prediksi hasil, melainkan menunjukkan bagaimana modal mulai mengantisipasi ketidakpastian. Pasar on-chain sedang menjadi sistem penetapan harga risiko geopolitik secara real-time.