Amerika Serikat CFTC revisi aturan, memasukkan National Trust Banks sebagai penerbit stablecoin yang memenuhi syarat, serta menjadikan stablecoin sebagai margin futures, mempercepat institusionalisasi pasar kripto.
(Latar belakang: Visa, Mastercard menanggap dingin: stablecoin sulit menggantikan pembayaran harian dalam jangka pendek, sistem yang ada sudah cukup praktis)
(Tambahan latar belakang: Bank Sentral UEA menyetujui stablecoin dolar AS USDU, contoh pertama token penyelesaian yang sesuai kerangka regulasi)
Daftar Isi Artikel
Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) pada 6 Februari merilis surat resmi yang telah direvisi, secara resmi memasukkan “National Trust Banks” ke dalam daftar penerbit stablecoin dolar AS yang memenuhi syarat.
Keputusan ini didasarkan pada 《GENIUS Act》 yang didorong oleh pemerintahan Trump pada 2025, yang berarti stablecoin resmi dari alat transaksi pinggiran berubah menjadi alat pembayaran resmi yang diatur federal dan dapat digunakan sebagai margin futures.
Berdasarkan pengumuman resmi CFTC, revisi ini menyelesaikan masalah yang terlewatkan dalam pedoman akhir 2025, yaitu ketidakmasukan bank berizin federal. Setelah revisi, National Trust Banks akan berada di garis start yang sama dengan penerbit stablecoin swasta seperti Circle, Paxos, menandai dimulainya era “perbankan” stablecoin.
Lebih penting lagi, broker futures (FCMs) kini dapat menerima stablecoin yang diterbitkan bank ini sebagai jaminan margin di pasar futures yang diatur, meningkatkan kegunaan stablecoin di pasar derivatif yang diawasi.
National Trust Banks adalah bank trust yang didirikan berdasarkan hukum federal AS dan disetujui oleh Office of the Comptroller of the Currency (OCC). Bank ini adalah lembaga keuangan yang memperoleh izin federal berdasarkan 《National Bank Act》, tetapi fokus utama bisnisnya terbatas pada layanan trust dan fidusia, bukan layanan perbankan komprehensif seperti menerima simpanan dan memberi pinjaman.
Layanan utama: pengelolaan aset (custody), manajemen trust, layanan fidusia. Dalam bidang kripto, beberapa perusahaan aset digital telah memperoleh izin bank federal melalui jalur ini, misalnya Anchorage Digital yang mendapatkan izin National Trust Bank dari OCC.
Meskipun keduanya diawasi oleh OCC, tingkat pengawasan dan persyaratan berbeda secara signifikan:
Perbedaan utama: sebagian besar National Trust Banks tidak mendapatkan perlindungan asuransi simpanan. Inilah sebabnya mengapa National Trust Banks sangat menarik bagi perusahaan kripto dan pembayaran, karena mereka dapat beroperasi di tingkat federal untuk layanan trust dan pengelolaan, diawasi oleh satu lembaga federal (OCC), tanpa perlu mendapatkan lisensi transfer uang di lebih dari 50 negara bagian, dan tanpa terikat oleh asuransi simpanan maupun undang-undang bank holding seperti bank komersial.
Singkatnya, pengawasan terhadap National Trust Banks lebih rendah namun tetap ketat secara federal, menjadi “jalan tengah” antara perusahaan fintech yang tidak diawasi bank sama sekali dan bank komersial penuh.
Berdasarkan kerangka 《GENIUS Act》, penerbit stablecoin harus memenuhi persyaratan keras berikut:
Mekanisme cadangan 100%: penerbit harus memegang aset likuid tinggi sebesar 100%, termasuk dolar AS, obligasi jangka pendek, atau dana surat berharga pemerintah, memastikan pemegang stablecoin dapat menukarnya 1:1 dengan dolar kapan saja, mencegah kejadian depeg.
Kewajiban transparansi: penerbit harus merilis laporan pengungkapan publik setiap bulan dan menjalani audit independen terhadap komposisi cadangan.
Klasifikasi aset yang jelas: stablecoin pembayaran ini secara tegas dikategorikan bukan sebagai sekuritas maupun komoditas, mengurangi ketidakpastian penegakan hukum.