Mastermind Penipuan Crypto Dijatuhi Hukuman 20 Tahun Setelah $73M Penipuan Global

LiveBTCNews

Pengadilan AS menjatuhkan hukuman 20 tahun kepada pemimpin penipuan kripto Daren Li atas penipuan global senilai 73 juta dolar yang menargetkan investor Amerika.

Seorang hakim federal di California menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Daren Li atas penipuan kripto global. Otoritas mengatakan skema tersebut merampok korban lebih dari 73 juta dolar, termasuk banyak warga Amerika. Kasus ini menyoroti meningkatnya risiko terkait penipuan investasi daring dan kejahatan digital lintas negara.

Pengadilan AS Menjatuhkan Hukuman Maksimal dalam Kasus Penipuan Kripto Besar

Daren Li berusia 42 tahun dan memegang kewarganegaraan ganda China dan Saint Kitts dan Nevis. Ia diberikan hukuman maksimal sesuai undang-undang di Distrik Tengah California. Pengadilan juga menjatuhkan hukuman pengawasan selama 3 tahun setelah masa hukuman.

_Baca Selengkapnya: _****Peretas China Dijatuhi Hukuman 46 Bulan dalam Penipuan 36,9 Juta Dolar

Hukuman dijatuhkan saat Li masih buron. Ia mengaku bersalah pada November 2024 atas tuduhan konspirasi. Namun, ia melarikan diri dari pengawasan federal pada Desember 2025. Menurut jaksa, ia melepas monitor pergelangan kaki elektronik dan menghilang.

Metode penipuan ini biasa disebut pig butchering. Rekan konspirator menghubungi korban melalui media sosial, panggilan telepon, dan kencan daring. Mereka secara perlahan mulai membangun kepercayaan dan mempromosikan investasi dalam mata uang kripto palsu. Banyak korban mengira platform tersebut adalah layanan perdagangan yang sah.

Menurut dokumen pengadilan, skema tersebut mentransfer dana melalui rekening bank AS. Uang kemudian dikonversi menjadi mata uang digital seperti Tether USDT. Proses ini membantu menyembunyikan sumber dan sifat kepemilikan dana tersebut.

Asisten Jaksa Agung A. Tysen Duva mengatakan tindakan Li menyebabkan kerugian finansial yang menghancurkan. Ia menambahkan bahwa otoritas akan bekerja secara global untuk mengembalikan Li ke Amerika Serikat. Pernyataan tersebut menekankan pentingnya akuntabilitas atas kejahatan kripto berskala besar.

Para penyidik menemukan setidaknya 73,6 juta dolar mengalir ke rekening yang dikendalikan oleh konspirasi. Dari jumlah tersebut, hampir 59,8 juta dolar mengalir melalui perusahaan cangkang di AS. Perusahaan-perusahaan ini sebagian besar digunakan untuk memindahkan dan menyamarkan uang hasil curian.

Li memerintahkan rekan konspirator untuk membuka rekening bank dengan nama bisnis palsu. Ia memantau transfer dana dari korban domestik maupun internasional. Setelah itu, uang dikonversi ke mata uang virtual agar lebih sulit dilacak.

Otoritas Mengingatkan Publik Seiring Penyelidikan Berlanjut Secara Global

Asisten Jaksa AS Bill Essayli memperingatkan masyarakat tentang risiko investasi daring. Ia mengatakan bahwa teknologi memungkinkan penjahat menjangkau korban dari tempat jauh. Oleh karena itu, pejabat terus mendorong orang untuk tidak mengirim uang kepada orang asing secara daring.

Dalam beberapa kasus, penipu mengaku sebagai agen dukungan teknis. Mereka mengklaim korban memiliki virus komputer atau ada masalah dengan akun mereka. Korban diminta mengirim uang untuk memperbaiki masalah tersebut. Namun, masalah ini sebenarnya tidak ada.

Delapan rekan konspirator telah mengaku bersalah sejauh ini. Li adalah terdakwa pertama yang langsung menangani uang dari korban. Jaksa menyebutnya sebagai pengatur utama operasi tersebut.

Pusat Operasi Investigasi Global Secret Service AS memimpin penyelidikan ini. Beberapa lembaga turut membantu, termasuk Homeland Security Investigations dan US Marshals Service. Mitra internasional juga turut mendukung kasus ini.

Otoritas percaya bahwa hukuman ini menyampaikan pesan yang kuat. Penipuan kripto berskala besar akan dihukum dengan tegas. Penegak hukum masih memburu tersangka yang masih buron dan aset yang dicuri.

Departemen Kehakiman menyatakan bahwa kasus ini menunjukkan meningkatnya kejahatan keuangan terkait kripto. Regulator dan lembaga semakin meningkatkan kerja sama untuk melawan ancaman ini. Seiring meningkatnya nilai aset digital, upaya penegakan hukum juga semakin meningkat.

Secara keseluruhan, kasus ini menyoroti pentingnya kewaspadaan sebagai investor. Pejabat terus mengimbau masyarakat untuk memeriksa platform secara cermat. Kesadaran adalah kunci karena penipuan di internet semakin canggih di seluruh dunia.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar