Komisioner SEC Mark Uyeda mengatakan bahwa tokenisasi tidak lagi sekadar ide. Dalam pidatonya pada 9 Februari 2026, dia menjelaskan bahwa tokenisasi aset seperti Surat Utang AS menjadi alat yang nyata dan praktis dalam keuangan. Dia juga menyatakan bahwa SEC seharusnya tidak menciptakan “penghalang yang tidak perlu” yang memperlambat kemajuan ini. Komentar tersebut muncul saat semakin banyak perusahaan keuangan menjajaki teknologi blockchain.
https://twitter.com/coinmarketcap/status/2021539001291706439?s=46## Tokenisasi Menuju Pasar Nyata
Tokenisasi berarti mengubah aset dunia nyata menjadi token digital di blockchain. Aset ini bisa meliputi obligasi pemerintah, properti, atau produk keuangan lainnya. Setelah ditokenisasi, aset tersebut dapat diperdagangkan dengan lebih cepat dan transparan.
Uyeda mengatakan bahwa pergeseran ini sudah mulai terjadi. Perusahaan sedang menguji dan meluncurkan produk yang menggunakan blockchain untuk meningkatkan cara pasar bekerja. Selain itu, dia menekankan bahwa aturan yang dibuat bertahun-tahun lalu mungkin tidak cocok dengan teknologi saat ini. Regulator, katanya, harus meninjau aturan lama dan menghapus hambatan yang tidak lagi masuk akal. Dia percaya bahwa pasar bekerja paling baik ketika aturan melindungi investor tetapi tetap memungkinkan munculnya ide-ide baru.
Salah satu bidang pertumbuhan utama adalah surat utang AS yang ditokenisasi. Banyak perusahaan kini menawarkan versi digital obligasi pemerintah di jaringan blockchain. Produk ini bertujuan untuk membuat perdagangan menjadi lebih cepat dan sederhana.
Selain itu, pasar tradisional sering membutuhkan waktu berhari-hari untuk menyelesaikan transaksi, sementara sistem blockchain dapat menyelesaikan transaksi jauh lebih cepat. Pendukung mengatakan ini mengurangi biaya dan meningkatkan akses bagi investor global.
Kata-kata Uyeda menunjukkan bahwa beberapa pemimpin SEC melihat nilai dari perubahan ini. Meskipun dia tidak mengumumkan kebijakan baru, nada suaranya menunjukkan keterbukaan terhadap kemajuan.
Banyak di dunia kripto menyambut baik pidato Uyeda. Beberapa percaya bahwa komentarnya menunjukkan pendekatan yang lebih seimbang dari bagian SEC. Selama bertahun-tahun, ketegangan antara regulator dan perusahaan kripto telah membentuk industri ini. Namun, pertanyaan tetap ada. Uyeda tidak merinci perubahan aturan tertentu. SEC terus menegakkan hukum sekuritas di seluruh pasar kripto.
Meski begitu, pesannya jelas. Tokenisasi sedang bergerak dari teori ke praktik. Saat aset dunia nyata masuk ke sistem blockchain, regulator perlu memutuskan bagaimana mendukung inovasi sambil melindungi investor. Untuk saat ini, pidato ini menambah optimisme hati-hati dalam pembicaraan yang sedang berlangsung tentang masa depan keuangan tokenisasi di Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Bitcoin Turun ke $68.000 saat Konflik Timur Tengah dan Data Pekerjaan AS Memicu Penjualan
Pentagon Menggantikan Anthropic dengan OpenAI Saat Tumpukan AI Terdesentralisasi Muncul di On-Chain
Rusia Pertimbangkan Undang-Undang Stablecoin Terpisah di Tengah Reformasi Regulasi Kripto
Indeks dolar AS naik 1,5% minggu ini, mencatat kenaikan terbesar dalam setahun, didorong oleh permintaan perlindungan risiko yang menguat
Direktur Ripple Soroti Tonggak Regulasi Kripto Baru di Inggris - U.Today
Para peneliti memperingatkan 95% node Bitcoin Bisa Rentan terhadap Serangan Kabel Bawah Laut - U.Today