Indeks Dolar AS (DXY) tetap berada di sekitar 108,00, mencerminkan kekuatan dalam perdagangan tipis menjelang akhir tahun dan sentimen hati-hati.
Dengan hasil imbalan jangka waktu 10 tahun di sekitar 4,60%, Dolar terus mendapat manfaat dari pertumbuhan yang kuat dan ekspektasi pemotongan suku bunga yang terbatas.
Data PMI Chicago dapat mempengaruhi prospek Dolar AS saat para trader memantau indikator ekonomi untuk arah pasar jangka pendek.
### Dalam artikel ini:
Emas
-0.33%
+0.31%
-0.01%
Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan di dekat level 108,00, menjaga stabilitas di tengah aktivitas pasar akhir tahun yang tipis. Para trader tetap berhati-hati karena data ekonomi yang masuk dari China dan Jepang menunjukkan perlambatan industri, namun Greenback menunjukkan ketahanan.
Dengan yield Treasury 10-tahun mendekati 4,60%, Dolar terus menguntungkan dari yield yang lebih tinggi dan prospek pertumbuhan yang kuat. Pasar juga memperhitungkan pemotongan suku bunga yang terbatas untuk 2025, sejalan dengan sinyal hati-hati dari Ketua Fed Jerome Powell.
Meskipun langkah-langkah stimulus global, Dolar tetap kuat secara umum, menatap kenaikan hampir 7% dalam setahun. Data PMI Chicago yang akan datang mungkin memberikan arah lebih lanjut.
Grafik Harga Indeks Dolar - Sumber: Tradingview
Indeks Dolar (DXY) diperdagangkan pada $108,014, tetap stabil tanpa perubahan signifikan. Titik pivot pada $107,899 berfungsi sebagai level kunci untuk diamati - tetap di atas ini menunjukkan kecenderungan bullish. Resistensi segera berada pada $108,541, dengan target berikutnya pada $108,901 jika momentum ke atas berlanjut.
Di sisi negatif, support berada di $107.580, diikuti oleh $106.971. Indeks ini diperdagangkan sedikit di atas 50 EMA ($108.028) dan jauh di atas 200 EMA ($107.369), mencerminkan kekuatan jangka pendek dalam tren naik yang lebih luas.
Grafik 4 jam menunjukkan saluran naik, mengindikasikan tekanan pembelian yang berlanjut. Break di bawah $107.899 bisa mengganggu pandangan bullish, membuatnya menjadi level penting yang harus dipantau dengan cermat oleh para trader dalam sesi mendatang.
Gold - Grafik
Emas (XAU/USD) diperdagangkan pada $2,616.97, turun 0,14%, mencerminkan sentimen bearish di bawah pivot pada $2,626.82. Dukungan kunci terletak di $2,608.24 dan $2,587.87, sementara level resistensi berada di $2,639.53 dan $2,658.47.
Pola segitiga simetris mengindikasikan potensi breakout, tetapi lilin bearish engulfing menunjukkan penurunan dalam jangka dekat.
Emas tetap di bawah 50 EMA ($2.624,02) dan 200 EMA ($2.637,10), menguatkan pandangan bearish kecuali harga mencapai kembali $2.626,82.
GBP/USD Price Chart – Source: Tradingview
GBP/USD diperdagangkan di $1.25739, naik 0.03%, menunjukkan momen bullish yang lemah tepat di bawah titik pivot di $1.25891. Resistensi langsung berada di $1.26616, dengan level berikutnya di $1.27251 jika sentimen bullish menguat.
Dari sisi negatif, support terletak di $1,25037, dengan perlindungan tambahan di $1,24395. Pasangan ini diperdagangkan di atas 50 EMA ($1,25554) tetapi tetap di bawah 200 EMA ($1,26209), menunjukkan momentum yang campuran.
Polanya segitiga simetris mencerminkan konsolidasi yang sedang berlangsung, menjaga pasangan dalam kisaran samping. Break di atas pivot bisa menjadi sinyal momentum bullish, sementara pergerakan di bawah $1.25891 bisa menimbulkan tekanan penjualan.
Grafik Harga EUR/USD – Sumber: Tradingview
EUR/USD diperdagangkan pada $1.04236, naik 0.03%, mencerminkan momentum bullish ringan di atas titik pivot pada $1.04139. Resistensi langsung berada di $1.04481, dengan target lebih lanjut di $1.04945 jika pembeli mempertahankan kontrol. Di sisi negatif, dukungan berada di $1.03841 dan $1.03454, yang bisa digunakan jika pivot terpecahkan.
Pasangan ini sedikit di atas 50 EMA ($1.04169), tetapi tetap di bawah 200 EMA ($1.04633), menunjukkan pandangan hati-hati. Garis tren naik mendukung kecenderungan pembelian, tetapi trader harus memantau penurunan di bawah $1.04139, yang dapat memicu penurunan yang lebih tajam.