Iris Ramaya Au, mantan pacar dari pengusaha kripto kontroversial Adam Iza, yang dikenal sebagai “Godfather”, telah mengaku bersalah dalam kasus penipuan pajak masif. Menurut gugatan yang diajukan pada hari Selasa, Au yang berusia 35 tahun mengakui tidak melaporkan pendapatan sebesar $2.6 juta yang berasal dari kegiatan kriminal mantan pacarnya. Kasus ini merupakan bagian dari investigasi federal yang lebih luas di California yang menargetkan skema keuangan curang Iza. Sekarang dia menghadapi hingga tiga tahun penjara karena membantu pelarian pajak dan memanipulasi dana ilegal. Gaya Hidup Mewah Didanai oleh Kejahatan Antara 2020 dan 2023, Au secara aktif menggunakan perusahaan-perusahaan shell untuk mencuci uang dan mendanai gaya hidup mewah bersama Iza. 🔹 Jutaan dihabiskan untuk mobil mewah, properti, dan kriptokurensi. 🔹 Au mentransfer dana ilegal ke akun pribadinya tanpa melaporkannya kepada otoritas pajak. 🔹 Jaksa mengklaim bahwa dia sepenuhnya menyadari bahwa uang berasal dari kegiatan kriminal. Saat penyelidik federal mengungkap operasi penipuan duo, menjadi jelas bahwa tersangka utama, Adam Iza, terlibat dalam penipuan yang meluas, manipulasi teknologi, dan kejahatan keuangan sistematis. Rantai Kejahatan Crypto Godfather Adam Iza (24) ditangkap pada bulan September 2024 dan dihadapkan pada tuduhan persekongkolan, penipuan, dan penggelapan pajak. 📌 Kegiatan Penipuan Kunci oleh Adam Iza: Mengumpulkan $16 juta dalam kripto melalui transaksi penipuan. Menggunakan platform perdagangannya, Zort, untuk melaksanakan penipuan dalam skala besar, termasuk penipuan Meta $37 juta MetaFacebook Meta dengan memanipulasi akun iklan. Terlibat dalam percobaan perampokan kripto kekerasan selama invasi rumah yang gagal pada tahun 2022. Menyamar sebagai agen FBI pada tahun 2018, menyandera korban dan pacarnya, dan menuntut akses ke laptop yang berisi kriptocurrency. Kasus ini telah menarik perhatian bukan hanya karena jumlah keuangan yang fantastis tetapi juga karena metode ekstrim yang diduga digunakan oleh Iza. Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang Dalam kesaksiannya, Iza mengakui memiliki hubungan dengan seorang deputi sheriff Los Angeles, yang dieksploitasi untuk mengintimidasi pesaing dan menyelesaikan perselisihan pribadi. 🔹 Perintah penelusuran yang dimanipulasi untuk menjatuhkan saingan bisnis. 🔹 Eric Chase Saavedra, seorang deputi sheriff, dituduh membantu Iza mencuri data penegakan hukum rahasia. 🔹 Otoritas federal mengklaim bahwa Iza bergantung pada pemerasan dan penipuan untuk membangun kerajaannya. Sementara Iza menghadapi hukuman 35 tahun penjara, mantan rekannya Au telah setuju untuk bekerja sama dengan penyelidik, berpotensi mengurangi hukumannya. Kapan putusan akan diumumkan? ⚖️ Sidang Iza dijadwalkan pada 16 Juni 2025. ⚖️ Iris Ramaya Au akan dijatuhi hukuman bersama-sama dengannya, dengan tingkat keparahan hukumannya bergantung pada tingkat kerjasamanya dengan otoritas federal. 💬 Apa pendapatmu tentang kasus ini? Apakah “Crypto Godfather” akan menjalani hukuman 35 tahun penuh?
(CryptoNewss , )penipuan , #blockchain
Tetap satu langkah di depan - ikuti profil kami dan tetap informasi tentang segala hal penting di dunia cryptocurrency! Pemberitahuan: Informasi dan pandangan yang disajikan dalam artikel ini dimaksudkan semata-mata untuk tujuan pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai saran investasi dalam situasi apa pun. Isi halaman ini tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan, investasi, atau bentuk saran lainnya. Kami mengingatkan bahwa berinvestasi dalam cryptocurrency dapat berisiko dan dapat menyebabkan kerugian finansial. "