Saldo BTC di bursa mencapai titik terendah baru, bersiap untuk siklus berikutnya?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Data terbaru di rantai menunjukkan, saldo Bitcoin dan Ethereum di bursa kripto utama global turun ke level terendah dalam tujuh tahun.

Menurut pemantauan Glassnode dan CryptoQuant, cadangan BTC bursa menembus di bawah 2,7 juta koin, sementara saldo ETH hanya mewakili kurang dari 11% dari total yang beredar; perubahan ini kemungkinan menjadi logika inti perdagangan pasar pada kuartal kedua.

Tekanan dari sisi penawaran berasal dari tiga pendorong inti.

Pertama, ETF spot milik institusi membentuk efek “black hole”; pada 2025 hingga awal 2026, BTC yang diserap oleh ETF spot dan dana kepemilikan perusahaan di wilayah Amerika, Eropa, dan Asia mencapai 1,2 kali produksi BTC oleh para penambang pada periode yang sama. Lembaga-lembaga tersebut umumnya memakai kustodian profesional seperti Coinbase Custody dan Fidelity; aset tidak lagi mengalir ke dompet panas bursa.

Kedua, ekosistem Ethereum yang membentuk siklus tertutup semakin memperparah kelangkaan; lebih dari 36% ETH dikunci di lapisan konsensus dan protokol restaking. Pengguna terus mengambil keuntungan dari rantai dengan penarikan dari bursa, sehingga menciptakan kekurangan likuiditas yang bersifat fisik.

Ketiga, fluktuasi geopolitik dan dorongan RUU “Clearance Act” AS memicu aksi penarikan dana oleh pemegang besar; aset dipindahkan ke cold wallet, dan kepercayaan pemegang jangka panjang terus menguat.**

Menilik sejarah, penurunan saldo bursa yang tajam sebelumnya pernah memicu pasar bull sebanyak dua kali.

Pada kuartal keempat 2020, penurunan saldo memicu bull market besar pada 2021; arus keluar koin sebelum persetujuan ETF pada akhir 2023 mendorong BTC naik dari 25k dolar AS menjadi di atas 70k dolar.
Adapun kondisi pada 2026 jauh lebih ekstrem; pada saat itu, sistem kustodian institusi belum matang. Kini, koin yang masuk ke institusi nyaris terkunci secara permanen; kecuali terjadi likuidasi sistemik yang ekstrem, sulit kembali lagi membentuk order jual di bursa.

Tren ini akan membawa dua dampak kunci bagi pasar.

Di satu sisi, kedalaman order jual di bursa akan menipis drastis. Ketika likuiditas menipis, bahkan pembelian skala kecil dapat mendorong harga melonjak secara non-linear, tetapi jika berhadapan dengan sentimen makro negatif seperti kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve, volatilitas penurunan juga akan ikut meningkat.

Di sisi lain, setelah pembersihan leverage pada Oktober 2025, struktur koin pasar menjadi sangat bersih. Jika pada paruh kedua tahun ini siklus penurunan suku bunga terealisasi atau berita pelepasan cadangan pemerintah muncul, cadangan bursa yang sangat rendah akan memicu tekanan short karena tidak ada koin yang bisa dibeli, sehingga membantu mendorong harga menembus rekor tertinggi historis.

Pada intinya, keluarnya saldo bursa secara berkelanjutan adalah tanda transformasi aset kripto dari sifat spekulatif menjadi sifat cadangan.

Saat ini, meskipun terjadi penarikan kembali karena risiko geopolitik yang terus berlangsung, koin di level dasar secara bertahap menjadi lebih stabil; mismatch kedalaman permintaan-penawaran sedang diracik.

BTC1,21%
ETH1,49%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan